Surabaya - Dukungan kembali diikrarkan untuk bakal calon yang akan maju di Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Surabaya tahun 2020, Lia Istifhama.

Kali ini, suara dukungan datang dari sebuah komunitas yang diberi nama 'Benteng Lia'. Dengan cara kreatif, komitmen dukungan ratusan massa yang datang dari elemen Partai Pembangunan Pembangunan (PPP) itu, ditandai dengan membuka posko di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Minggu (9/2/2020).

Di rumah bersama itu, dipakai sebagai pusat kegiatan untuk mengenalkan, mengawal dan memenangkan Ning Lia, sapaan Lia Istifhama untuk menang dan hingga mengantar ke Balai Kota Surabaya.

Diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur, tampak Ning Lia berbaur di kerumunan massa, yang antusias ingin terus dekat dengan perempuan luwes dan energik, Arek Wonocolo itu.

"(Tumpeng), Ini sebagai tanpa dukungan kepada Ning Lia. Harapannya, Ning Lia menjadi bacawali ataupun wawali, dengan harapan akan mengangkat masyarakat menjadi lebih baik," kata Ketua Benteng Lia, Gus Yusuf Hidayat. 

Gus Yusuf menambahkan, kehadiran Ning Lia sangat dibutuhkan dan diharapkan bisa membantu masyarakat, dan bermanfaat bagi orang lain.

"Ibaratnya seperti kalau hujan dan banjir, setidaknya antisipasi akan dilakukan misal dengan pengolahan sampah, agar tidak terjadi banjir. Itu yang diharapkan untuk membangun Kota Surabaya kedepannya menjadi lebih baik, lanjutnya.

Mendapat surprice dukungan seperti itu, Ning Lia mengaku bersyukur dan berucap terimakasih.

"Alhamdulillah, kalimat itulah yang tepat saya sampaikan. Dan saya sangat berterimakasih atas support dan dukungannya. Semoga ini menjadi investasi kebaikan untuk semua yang hadir disini, dan untuk Kota Surabaya," ucap Ning Lia, disambut tepuk tangan massa yang hadir.

Ning Lia kemudian memberikan gambaran, kalau semua yang hadir seperti layaknya anak-anak. Mereka membutuhkan kasih sayang dan dukungan orang tua untuk mendidiknya, agar menuju atau mendapatkan hal positif.

"Saya disini merasa anak-anak yang akan merasakan hal positif. Bagi saya, semuanya telah saya serahkan pada Allah," kata putri Masykur Hasyim, tokoh PPP yang juga mantan anggota DPRD itu.

Dalam kalimat sambutannya, Ning Lia menyebut di Surabaya yang padat penduduknya, lebih banyak orang-orang yang tinggal di pemukiman padat, daripada  mereka yang tinggal di pemukiman jarang penduduk. 

"Saya juga bersyukur bisa menjadi bagian dari warga Surabaya, dan ini bukan berarti menunjukkan Surabaya tidak maju atau kurang maju. Kita menghargai apa yang sudah ada sebelumnya. Tapi kita harus mengakui siapapun yang jadi pemimpin harus melanjutkan semua yang baik agar menjadi lebih baik, katanya. 

Dia pun mengaku bersyukur dan terus berdoa, kehadirannya sebagai bakal walikota atau wakil walikota akan mampu mengangkat strata masyarakat menjadi lebih baik.

 

Sumber: infonews.id

Berita Terkait

Berita Terpopuler