7 Ton Beras Terjual Dalam Operasi Pasar di Pasar Legi Kota Blitar

Reporter : -
7 Ton Beras Terjual Dalam Operasi Pasar di Pasar Legi Kota Blitar
Gubernur Khofifah kembali menggelar operasi pasar di Pasar Legi Kota Blitar pada Minggu (12/2).

Blitar, JatimUPdate.id,- Upaya menstabilkan harga bahan pokok di Jatim terus dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Terutama terhadap harga beras yang diharapkan dapat segera mencapai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Gubernur Khofifah dengan turun langsung menggelar operasi pasar di lapangan. Secara berkelanjutan, Gubernur Khofifah telah memimpin operasi pasar di Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya, kini Gubernur Khofifah kembali menggelar operasi pasar di Pasar Legi Kota Blitar pada Minggu (12/2).

Baca Juga: Mak Rini Siap Maju di Pilkada Blitar 2024, Bagaimana Peluang Calon Lainnya ?

Melalui operasi pasar tersebut, beras medium didistribusikan ke konsumen dengan harga Rp 43.000 per 5 kg. Artinya per kg beras medium dihargai hanya Rp 8.600 saja. Harga ini lebih rendah dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yakni Rp 9.450 per kg.

"Kita memang sudah keliling selama 20 hari terakhir untuk bisa mengintervensi stabilisasi harga beras di berbagai titik. Hari ini kita ke Blitar karena dari siskaperbapo harga beras medium di Blitar masih diatas Rp 11.000, sedangkan HET-nya adalah 9450," ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Halal Bihalal Bersama Jurnalis, Tomi Gandhi Mohon Doa Restu untuk Kontestasi Pilkada Kota Blitar

Baca Juga : 98 Ribu Ton Beras Di Gudang Bulog, Stok Beras Jatim Cukup Dan Aman (jatimupdate.id)

Gubernur Khofifah juga tak henti-hentinya mengajak seluruh jajaran kepala daerah di Jatim untuk bersama-sama secara kontinyu melakukan intervensi ke pasar-pasar maupun ke konsumen langsung. Hal tersebut dilakukan hingga harga beras di pasaran sampai ke tangan konsumen betul-betul bisa normal sesuai dengan HET.

Baca Juga: Pegiat Antikorupsi Mohammad Trijanto Jajaki Kemungkinan Maju di Pilkada Blitar

"Jadi fluktuasi harga di daerah-daerah itu kelihatan dinamis sekali. Hari ini ketika diintervensi pasar bisa saja harga beras menjadi di bawah Rp10.000. Selang 2 hari lagi usai dilakukan operasi pasar harga kembali naik bisa diatas 11.000. Artinya sampai minggu ketiga Februari harus digencarkan operadi pasar khususnya komoditas beras. Masuk minggu ke empat Februari sudah panen besar dan Maret- April panen raya," imbuhnya. (Yah)

Editor : Redaksi