Galang dana selama ramadhan untuk pembangunan masjid

Pemuda Wandan Culture Kepulauan Kei Gelar Tarian Sambra Moderen

Editor : -
Pemuda Wandan Culture Kepulauan Kei Gelar Tarian Sambra Moderen
Puluhan pemuda yang tergabung dalam Wandan Culture menampilkan tarian Sambra Moderen di depan Masjid Raya Kota Tual. (Foto: Ist)

Tual, JatimUPdate.id - Bulan Ramadhan di Kepulauan Kei, Kota Tual, Provinsi Maluku, tahun ini berlangsung sangat meriah. Layaknya wilayah kaum muslim di seluruh dunia, para pemuda Kepulauan Kei juga menyambut kedatangan bulan suci itu dengan pelbagai kegiatan religi. Mulai dendang sahur hingga tarian Sambra Moderen yang digelar secara massal.

Sambra Moderen merupakan jenis tarian religi khas negara-negara di jazirah Arab yang diperkenalkan dan dipopulerkan ke wilayah Maluku. Gayung bersambut, Sambra Moderen akhirnya mendapat hati kalangan pemuda Wandan, Kepulauan Kei.

Wandan Culture adalah kelompok pemuda asal Desa Banda Ely, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kota Tual. Wadah pemuda yang diinisiasi Hafidz Khaulani Uar itu dibentuk untuk menampung kreatifitas pemuda di Kota Tual, salah satunya melalui kegiatan budaya.

Khusus di bulan ramadhan kali ini, Wandan Culture menggelar tarian massal Sambra Moderen dengan tujuan utama menggalang dana guna membantu pembangunan masjid di kampung halamannya.

Tarian Sambra Moderen ditampilkan para pemuda Wandan Culture. (Foto: Ist)Tarian Sambra Moderen ditampilkan para pemuda Wandan Culture. (Foto: Ist)

"Kegiatan ini untuk menggalang dana pembangunan Masjid Al-Mukarramah di Ohoi (Desa) Banda Ely. Kami, anak-anak muda yang tergabung dalam Wandan Culture, berinisiatif menggelar beberapa kegiatan seperti panggil sahur (menyanyikan lagu religi menjelang sahur) dan tarian Sambra Moderen," kata Hafidz dihubungi lewat sambungan telepon, awal pekan ini.

Kreatifitas puluhan pemuda yang mengatasnamakan sebagai Wandan Culture itu pun menarik minat dan perhatian warga Kepulauan Kei, sehingga aksi galang dana mampu mengumpulkan bantuan uang sekitar Rp3.000.000.

"Alhamdulillah, kegiatan kami dari menggelar Tarian Sambra Moderen berhasil mengumpulkan sumbangan sampai Rp3 juta. Artinya, masyarakat merespons dengan baik dan merasa terhibur dengan tarian Sambra Moderen yang ditampilkan Wandan Culture," ujarnya bersemangat.

Menurut Hafidz, selain menggalang dana, Sambra Moderen yang ditampilkan juga untuk menjalin silaturahmi antarsaudara di Kepulauan Kei. Terutama, mengembalikan kebersamaan setelah beberapa bulan sebelumnya sempat terjadi konflik yang melibatkan pemuda Wandan.

"Selain menggalang dana, kami ingin mengubah citra pemuda Wandan. Sebab, akhir-akhir ini terjadi konflik di daerah sini yang membuat nama Wandan tercoreng. Rangkaian kegiatan selama ramadhan ini sebagai langkah konkrit untuk mengubah kembali image itu. Tidak semua pemuda Wandan seperti itu, karena banyak yang beraktifitas positif di banyak bidang, termasuk tarian religi Sambra Moderen," ungkapnya.

Tarian Sambra Moderen digelar di empat lokasi, yakni di depan Masjid Raya Kota Tual, Bundaran Watdek, Bundaran DPR Kota Tual dan depan Pasar Ikan Tual.

Selain di Kota Tual, kata Hafidz, pemuda Wandan juga berencana menggelar aksi galang dana dengan tarian Sambra Moderen tersebut di Kabupaten Maluku Tenggara. (RIS)