Pemilu 2024, Gus Halim: Satu Tarikan Nafas PKB Jatim Akan Raih 2 Keuntungan

Reporter : -
Pemilu 2024, Gus Halim: Satu Tarikan Nafas PKB Jatim Akan Raih 2 Keuntungan
PKB Jatim saat mendaftarkan bacalegnya di KPU

Jatimupdate.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim resmi mendaftarkan bacalegnya ke KPU, Jalan Tenggilis Surabaya, pada Sabtu (13/5)

Pendaftaran dipimpin langsung Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), dikawal ratusan kader dengan membawa umbul-umbul, poster juga diiringi musik campursari.

Usai serah terima berkas, Gus Halim mengatakan, ikhtiyar PKB pada pemilu 2024 secara persiapan sudah matang. Bahkan, ia meyakini dalam satu tarikan nafas, bakal banyak (keuntungan) diraih dan yang diperjuangkan.

"Sebab, dalam agendanya banyak target yang harus di capai PKB Jatim." tutur Gus Halim.

Maka ia menegaskan, pada pemilu 2024, pihaknya akan bekerja secara maksimal.  Pasalnya dalam gelaran pesta demokrasi tersebut, ada sejumlah target yang akan diraih PKB. Di antaranya, memenangkan pileg Provinsi Jatim, serta memenangkan pilpres, dengan mengusung calon kader terbaik PKB.

"Dengan satu tarikan nafas, akan kita ambil dua hal (keuntungan) itu," bebernya.

Untuk pileg Provinsi Jatim, urai Gus Halim, PKB menargetkan 40 kursi. Menurutnya, ini sesuai dengan kalkulasi potensi pendapatan kursi di seluruh daerah pilihan (dapil).

Setelah pihaknya melakukan kalkulasi perdapil. Sehingga, pada 2024 mendatang, bukan lagi berbicara menang suara, tetapi menang kursi. "Dan insyaallah kita akan meraih 40 kursi DPRD Jatim," ujarnya.

Sedangkan untuk pilpres, ia menegaskan,
PKB masih kekeh mengusung Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai kandidat Capres mapun Cawapres.

Baca Juga: Pj. Gubernur Adhy Dukung Kerja Profesional Hingga Pesankan Netralitas Kepada KPU Jatim

"PKB sudah punya kader yang representatif diusung sebagai calon presiden atau wakil presiden, yakni Gus Muhaimin Iskandar," demikian Gus Halim. (roy)

Baca Juga: Peluncuran Pilgub Jatim 2024 Resmi Dibuka, Berlangsung Meriah Dihadiri Ribuan Masyarakat

Editor : Ibrahim