Tata Kelola Pasar Rakyat Jambangan, Anas Karno: Desak Dinkopdag Antarkan Produk UMKM Berdaya Saing

Reporter : -
Tata Kelola Pasar Rakyat Jambangan, Anas Karno: Desak Dinkopdag Antarkan Produk UMKM Berdaya Saing
kegiatan pemberdayaan kapasitas pedagang Pasar Rakyat Jambangan di Siola

Jatimupdate.id - Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dinkopdag) melakukan tata kelola Pasar Rakyat Jambangan (PRJ), pasca relokasi PKL Masjid Al Akbar (MAS).

Dinkopdag menggelar kegiatan pemberdayaan kapasitas pedagang Pasar Rakyat Jambangan di Siola, pada Rabu (07/06). Mengundang Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno, serta ratusan pedagang.

Anas memaparkan, sejak relokasi PKL (MAS), Komisi B mendesak Dinkopdag segera melakukan tata kelola, menata PKL di sekitar MAS, agar kawasan tersebut terkesan lebih rapi. "Memanfaatkan aset milik pemkot." kata Anas saat dikonfirmasi, Kamis (8/6).

Pasalnya, beber dia, upaya pemberdayaan PKL di PRJ sangat dibutuhkan. Supaya  mampu berdaya saing, dan kualitas produknya meningkat. Dengan begitu, dia meyakini upaya pembinaan ini, menjadikan pedagang mandiri dalam berwirausaha.

"Dan kami sangat mensuport," jelasnya.

Maka, Anas menekankan, ada 7 komponen yang patut dilakukan, usaha pedagang PRJ berkembang. Yakni, pendaftaran, perizinan, pendampingan, pelatihan, pemasaran, pelaporan dan permodalan.

"Itu semua membutuhkan gotong royong dari pemerintah kota dan para pedagang," tegas Anas.

Anas juga mengimbau, pedagang PRJ tak perlu ragu, melaporkan ke Komisi B bila terjadi kendala di lapangan, pihaknya tambah tokoh penggerak UMKM tersebut, siap mencarikan jalan keluarnya.

"Silahkan laporkan ke kita (Komisi B)," demikian Anas Karno.

Sementara itu Kepala Bidang Distribusi Perdagangan, Dinkopdag Kota Surabaya, Devie Afrianto mengatakan, peningkatan SDM pedagang PRJ akan dilakukan secara simultan. Sedangkan untuk permodalan UMKM yang disediakan instansi perbankan, diharapkan bisa terjangkau pedagang PRJ.

"Kita ada tim kreatif untuk memberikan pelatihan tentang penggunaan teknologi supaya bisa memasarkan produk melalui kanal digital dan nantinya juga ada kurasi produk," imbuhnya. (rar)

Baca Juga: Komisi B DPRD Surabaya Dukung Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM

Editor : Ibrahim