PWI Jatim Usulkan Cak Munir Maju Ketum PWI Pusat

Reporter : -
PWI Jatim Usulkan Cak Munir Maju Ketum PWI Pusat
Atal S Depari, Hendry Ch Bangun, Akhamad Munir, H Zulmansyah Sekedang

Surabaya _ JatimUpdate.id  _ Seiring berahirnya periode kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, maka sudah terdapat 4 wartawan senior yang bakalan maju sebagai Ketua Umum PWI Pusat, periode 2023 – 2028, dalam kongres di Bandung akhir September 2023 mendatang. 1 diantaranya usulan PWI Jatim.

Dua diantaranya, H Zulmansyah Sekedang dan Hendry Ch Bangun, mengawali mengumumkan dirinya siap maju menjadi kandidat Ketua Umum PWI Pusat, saat Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Medan  Februari lalu.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Minta PWI Ikut Sosialisasikan Pilkada Damai

Sedangkan  Atal Sembiring Depari, yang masih menjabat sebagai Ketua PWI Pusat, juga turut menyatakan kesiapannya untuk maju kembali,  pada awal Maret 2023 lalu.

Belakangan, mencuat nama Akhmad Munir, Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, atas  usulan dari Ketua PWI Provinsi Jawa Timur Lutfil Hakim.

Tampaknya,  Cak Munir, sapaan akrab Akhmad Munir,  yang juga mantan Ketua PWI Jatim dua periode itu, lebih berhati-hati untuk menghadapi calon lawan-lawannya.

Mengutip hasil wawancara  petisi.co, Cak Munir (sapaan akrab Akhmad Munir),  yang pernah menjabat Ketua SIWO Jatim dua periode ini belum memberikan kepastian pencalonannya.

Namun, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, saat dikonfrimasi di Surabaya, Rabu (14/6/2023), menyebutkan alasannya   mengusung Cak Munir. Selain sebagai kader tulen PWI yang memulai karir dari bawah, Cak Munir saat ini menduduki Wakil Ketua Bidang Daerah PWI pusat.

Selain itu, jabatan Cak Munir yang saat ini sebagai Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN)  Antara sejak 2018 hingga sekarang, menurut Cak Item, panggilan akrab Lutfil Hakim,   membuat nama Cak Munir  mumpuni maju dalam kongres mendatang.

“Figur dan ketokohan Cak Munir, terutama di lingkungan PWI sudah mengakar dan sangat tepat sekaligus sebagai regenerasi kepemimpinan PWI ke depan,” puji Cak Item.

Karena itulah, dengan segala pengalaman yang dimiliki Cak Munir, membuat keyakinan Cak Item untuk mengusung ke ajang kongres semakin kuat.

Cak Item berharap, sebagai asosiasi jurnalis terbesar, PWI harus mampu menghadirkan figur pemimpin yang bisa menjawab tantangan zaman yang semakin komplek, terutama dinamika di dunia informasi. Dengan demikian, nantinya, PWI tetap bisa dipandang sebagai organisasi profesi jurnalis yang bermartabat, profesional dan berwibawa.

Selain itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang, yang  menyebut Akhmad Munir layak maju sebagai calon ketua umum PWI Pusat.

Menurut  Ilham Bintang, sebagai pemimpin kantor berita terbesar Antara, Munir tentu memenuhi syarat untuk maju bersaing dengan kandidat lain.

“Lingkup pergaulan Akhmad Munir sebagai wartawan dan pemimpin LKBN Antara sangat luas,” ujarnya, dilansir dari laman antaranew.com, Kamis (15/6/2023).

Dikatakan Ilham, kelebihan Cak Munir juga memiliki jaringan luas dengan pemangku kepentingan, di lingkungan pemerintah dan para pengusaha swasta.

Baca Juga: Rektor Unesa Dinobatkan Sebagai Change Leader Award Oleh PWI Jatim

Ilham menambahkan, menjelang Kongres PWI,  dirinya telah menerima kunjungan beberapa kandidat yang mau maju. Dia menyampaikan pesan yang sama kepada para kandidat, yakni ketua umum PWI Pusat harus mampu menjaga marwah organisasi.

Sementara,  H Zulmansyah Sekedang ini terus bergerak setelah menyatakan maju. Setelah silaturahim dan sharing dengan Hendry Ch Bangun yang juga calon Ketua Umum PWI Pusat, Ketua PWI Provinsi Riau itu melakukan komunikasi dan berdiskusi dengan Ilham Bintang, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat di Jakarta, Selasa (13/6).

Tujuannya, selain memperkaya ilmu dan menambah wawasan untuk PWI ke depan, Zulmansyah yang sehari-hari menjabat Komisaris Riau TV tersebut memohon restu dari para senior PWI untuk maju di Kongres PWI pada September 2023 di Bandung.

“Alhamdulillah, saya diterima Bang Ilham Bintang di rumah beliau dan diajak santap siang bersama. Bahkan, kami sempat shalat dzuhur berjamaah di Masjid At Tabayyun yang berada di Perumahan Taman Villa Meruya Jakarta Barat dengan bang Ilham Bintang sebagai imamnya,” kata Zulmansyah, dilansir dari laman waspada.co.id.

Menurut Zulmansyah, banyak ilmu dan wawasan baru yang diperolehnya dari saran, masukan, dan nasihat dari senior-senior PWI tersebut. Antara lain, cara mengelola organisasi agar PWI ke depan semakin maju dan hebat.

Sementara, Hendry Ch Bangun, bermodal pengalaman menjadi Sekretaris Jenderal PWI Pusat selama dua periode (tahun 2008-2013 dan 2013-2018), menjadi anggota Dewan Pers dua periode, (2016-2019 dan 2019-2022),  dirinya merasa mampu menjalankan tugas sebagai Ketum PWI Pusat.

“Bagi saya, mengabdi pada PWI adalah kebanggaan,” kata Hendry, saat deklarasi, Rabu (8/2/2023) lalu.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Pemilu 2024, Adhy Karyono Terima PWI Jatim Award 2024

Kata Hendry, dirinya menjadi anggota PWI pada tahun 1987 dan menjadi pengurus di Seksi Wartawan Olahraga PWI Jaya. Bagi Hendry, memelihara, menjaga harkat dan martabat PWI adalah harga mati, meskipun banyak organisasi yang lahir belakangan.

“PWI tidak boleh direndahkan, apalagi dipermalukan oleh organisasi kemarin sore, dalam kiprahnya di pentas dan khazanah jurnalisme dan jurnalistik Tanah Air,” tandasnya.

Sedangkan, petahana Atal S Depari, menyatakan diri siap bertarung dalam kontestasi kursi Ketum PWI Pusat periode 2023-2028, saat  di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Rabu (8/3).

Menurut Ketua PWI Pusat periode 2018-2023 itu, PWI sebagai lembaga pers tertua di Indonesia yang lahir 1946, selalu mengedepan kemerdekaan pers untuk ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Karena itu, saya yang bergelut di dunia kewartawanan sejak 1970-an naluri saya merasa terpanggil untuk kembali bersaing merebut Ketum PWI periode 2023 – 2028, demi lebih menciptakan, meningkatkan Kemerdekaan dan kebebasan pers di Indonesia, sesuai amanah Undang-undang nomor 40 tahun 1990 tentang pers di era digitalisasi sekarang,” ujarnya, dilansir dari laman mediaindonesia.com.

Diakui  Atal,  menjalankan tugas sebagai Ketum PWI Pusat tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, apalagi sekarang di era kemajuan teknologi dan informatika.

Atal menambahkan, sebagai lembaga pers, PWI harus mengatur dan mengarahkan puluhan ribu wartawan PWI  yang tersebar di Indonesia, agar dalam menjalankan tugasnya sejalan dengan kaidah-kaidah Jurnalistik, sehingga menjadi seorang wartawan profesional. (#)

Editor : Redaksi