40 Hari Almarhum Whisnu Sakti Buana Digelar di Posko Pandegiling Surabaya

Editor : -
40 Hari Almarhum Whisnu Sakti Buana Digelar di Posko Pandegiling Surabaya
Suasana 40 hari mendiang Whisnu Sakti Buana di Posko Pandegiling/Foto:Roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Ratusan kader simpatisan PDIP dan aktivis menghadiri 40 hari almarhum Whisnu Sakti Buana (WS) di Posko Ganjar Presiden Pandegiling, Rabu (5/7) malam.

Nampak hadir, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono, Budi Leksono.
John Thamrun, Sukadar, Budi Leksono, Anas Karno, Agustin Poliana, serta masyarakat.

Jagad Hariseno, tuan rumah posko Pandegiling sekaligus kakak kandung almarhum WS mengatakan, dijadikannya lokasi posko sebagai tempat peringatan 40 hari punya makna tersendiri.

"Pelaksanaan memang ditempatkan di Posko (Pandegiling). Ini menjadi 'rumah' perjuangan almarhum sejak menjadi aktifis hingga terakhir sebagai pengurus PDI Perjuangan Jatim," terang nya.

Selaku pihak keluarga mendiang, ia  mengucapkan terimakasih atas perhatian seluruh undangan yang hadir."Jika ada yang kurang berkenan kami memohon maaf," terang pria yang akrab disapa Mas Seno ini.

Selain iringan dan lantunan doa yang terpanjatkan, sebuah nilai historis dan cita-cita WS untuk posko Pandegiling tetap terjaga dan diteruskan.

"Whisnu punya cita-cita dan perjuangan untuk posko Pandegiling semasa hidup. Marwah inilah yang akan diteruskan," ungkap putra pertama alm. Ir Sutjipto mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu.

Diketahui, mantan Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana meninggal dunia pada Sabtu (27/5) sekitar pukul 23.30. Ia juga merupakan tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya.

Whisnu Sakti Buana merupakan anak laki-laki dari mantan Wakil Ketua MPR RI Soetjipto yang juga merupakan mantan Sekjen DPP PDIP.

Pria yang kerap disapa WS itu sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya. Setelah itu, ia menggantikan Bambang Dwi Hartono pada 2013 yang mundur dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Surabaya.

Setelah itu, Whisnu menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya pada 2014 mendampingi Tri Rismaharini.

Risma dan Whisnu juga menjadi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya ketika menang Pemilihan Kepala Daerah Surabaya pada 2015.

Kemudian, Whisnu mengisi posisi Wali Kota Surabaya ketika Risma diangkat menjadi Menteri Sosial. Namun, ia mengisi jabatan tersebut hanya sepekan, tepatnya pada 11-17 Februari 2021.

Whisnu kemudian menjadi salah satu Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur. Selain itu, namanya terdaftar untuk DPRD Jawa Timur Daerah Pemilihan Surabaya saat masa pendaftaran bacaleg Pemilu 2024. (roy)