Periksalah Tabung Gas Anda, di Jember Sudah Makan Korban Dua Rumah Hangus Terbakar

oleh : -
Periksalah Tabung Gas Anda, di Jember Sudah Makan Korban Dua Rumah Hangus Terbakar
Petugas Damkar Jember berusaha memadamkan api yang membakar dua rumah di Jenggawah Jember

JEMBER (Jatimupdate.id) – Periksalah tabung gas secara rutin, agar terhindar dari kemungkinan bahaya kebakaran seperti yang terjadi di Dusun Sukosari RT 02 RW 02, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, gegara Tabung gas bocor, dua rumah warga terbakar. Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 5 pagi, lebaran hari kedua. Selasa (3/5/2022).

Pantauan di lapangan, dua bangunan rumah luas 7×17 meter persegi berada saling berdempetan, sehingga memudahkan kobaran api mudah menjalar. Kini kondisi rumah itu tampak rata dengan tanah, hampir sepuhnya disambar kobaran api yang cepat membesar.

 

Ketika kebarakan  terjadi, pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan diri, sehingga turut disambar kobaran api. Pemilik rumah hinngga 60 persen tubuhnya menderita luka bakar.  Korban kini mendapatkan  perawatan di puskesmas setempat.

Diduga kebakaran itu akibat kebocoran pada pipa gas tabung 3,5 Kg yang lama tidak dikontrol.

Informasi dari anggota Regu Damkar B Pos Ambulu Affan Nasir saat dikonfirmasi usai memadamkan api, pemilik rumah itu bernama Newi (50) dan  Dul (48), yang keduanya bertetangga dekat. Rumah Newi di bagian depan, ada toko lontong. Semua bangunan rata dengan tanah akibat kebakaran

“Akibat Kebakaran itu, menyebabkaan seisi rumah ludes terbakar,” kata Affan.

 

Saat proses memadamkan api,kata Affan, masih didapatkan beras, gabah, dan sepeda angin, hanya saja juga turut  terbakar, kondisinya sudah berserakan berserakan.

“Juga ada lemari berisi uang milik korban, juga terbakar habis. Kondisi rumah rata dengan tanah akibat kebakaran. Karena apinya juga besar,” ujarnya.

Kebakaran itu, lanjutnya, juga menyebabkan satu orang menjadi korban.

“Korban pemilik rumah, Pak Nawi. Dia mengalami luka bakar 60 persen dan harus mendapat perawatan di Puskesmas Jenggawah. Korban saat itu bermaksud menyelamatkan harta bendanya, tapi karena api cepat membesar malah jadi korban,” ungkapnya.

 

Terkait penyebab kebakaran, Affan menambahkan, diduga api berasal dari kebocoran pipa pada tabung gas melon 3 Kg.

“Posisi rumah Pak Nawi menghadap selatan, rumah Pak Dul menghadap barat. Rumah mereka dempet pada bagian belakang. Sumber api berasal dari dapur rumah Pak Nawi, yang hanya berdinding gedek (anyaman bambu). Sehingga mudah sekali terbakar dan merambat ke rumah sebelahnya,” jelas Affan.

“Karena kobaran api yang besar, menyebabkan kebakaran itupun mengakibatkan dua rumah itu habis,” sambungnya.

Untuk proses pemadaman api dan pendinginan, lebih lanjut Affan menyampaikan, membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam.

 

“Karena kobaran api yang besar saat itu. Personel yang berangkat 6 orang, dan berangkat pemadaman dengan satu truk damkar. Tadi saat proses pemadaman, menghabiskan dua tangki air, truk sempat keluar lokasi kebakaran, dan mengisi air untuk tangki kedua,” bebernya.

“Untuk keluarga korban, sementara mengungsi dan tinggal di rumah saudaranya untuk mendapat pertolongan,” imbuhnya. (Fit)