Donny Maulana Nahkoda Baru DPC GMNI Malang

oleh : -
Donny Maulana Nahkoda Baru DPC GMNI Malang
Konfercab DPC GMNI Malang

Malang (jatimupdate.id) - Donny Maulana ahirnya terpilih sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Malang periode Tahun 2022 - 2024, dalam  Konferensi Cabang (KONFERCAB) yang diadakan pada tanggal 21 April 2022, dan  dilanjutkan  kembali pada 22 Mei 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung KNPI Kota Malang mulai awal hingga berakhirnya acara.

Kaitanus Angwarmas yang akrab dipanggil Yungki menyampaikan bahwa penundaan kegiatan tersebut dikarenakan terbatasnya waktu kegiatan dan jadwal penggunaan sewa lokasi sehingga tidak bisa dilanjutkan.

Yungki selaku ketua cabang mengharapkan KONFERCAB ini bisa terlaksana sesuai aturan dan kondusif agar evaluasi kinerja cabang selama satu kepengurusan bisa maksimal dan mampu melahirkan bibit pengurus baru DPC GMNI Malang yang progresif revolusioner.

"Agenda KONFERCAB yang dilaksanakan ini meliputi evaluasi dan laporan pertanggungjawaban pengurus cabang, pendemisioneran pengurus, sidang komisi organisasi, kaderisasi dan program, dan politik, kemudian ditutup dengan pemilihan ketua dan sekretaris DPC GMNI Malang periode 2022-2024" tambahan dari Erni selaku Ketua Pelaksana.

 

Erni menambahkan, "pada pemilihan ketua dan sekretaris DPC GMNI Malang periode 2022-2024 terpilih atas nama Donny Maulana sebagai ketua cabang dan Fransiskus S.O Rangga Bani sebagai sekretaris cabang"

 

Donny Maulana selaku ketua cabang terpilih pada pidato politiknya menyampaikan bahwa dalam mengemban amanah organisasi satu periode ke depan akan membawa satu semangat gerakan alternatif DPC GMNI Malang dalam tugas-tugas organisasi dan kemasyarakatan.

 

"Arah dari DPC GMNI Malang ke depan akan berfokus pada membangun satu gerakan alternatif, dalam bentuk reaktualisasi ideologi dan memperkuat basis advokasi kemasyarakatan", tambah Donny.

"Dalam merealisasikan hal tersebut, semangat nasionalisme yang berorientasi pada keberagaman sangat penting mengingat kondisi DPC GMNI Malang yang multikultural", pungkas Donny Maulana. (#)