Mengenal Modular Opearting Theatre Milik RS Mata Jatim

Reporter : -
Mengenal Modular Opearting Theatre Milik RS Mata Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Rawat Jalan dan kamar operasi Modular Operating Theatre (MOT) di Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jatim, Jalan Ketintang Baru Sel. I No.1 Surabaya, Selasa (16/01/2024).

Surabaya, JatimUPdate.id,- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Rawat Jalan dan kamar operasi Modular Operating Theatre (MOT) di Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jatim, Jalan Ketintang Baru Sel. I No.1 Surabaya, Selasa (16/01/2024).

Modular Operation Theatre (MOT) adalah sistem terintegrasi yang digunakan untuk ruang operasi sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Ketentuan mengenai MOT pada ruang operasi di rumah sakit tercantum dalam PERMENKES RI No. 1204/MENKES/SK/X/2004. Ketentuan tersebut mengatur beberapa standar yang harus dipenuhi dalam pembuatan MOT, seperti dinding dan plafond harus terisolasi panel PUF, EPS atau Stainless Steel dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tinjau Pelaksanaan Pemilu di Surabaya dan Mojokerto, Adhy Karyono Alhamdulillah Semua Aman

MOT memiliki beberapa komponen utama. Komponen pertama adalah pintu hermetic atau pintu otomatis yang dapat tertutup sangat rapat sehingga udara tidak bisa masuk ke ruangan karena bisa mempengaruhi kontaminasi udara.

Komponen berikutnya adalah HVAC (Heating, Ventilation dan Air-Conditioning) yang berguna untuk menyaring udara dari kuman atau zat berbahaya lainnya agar kebersihan udara di ruangan operasi terjaga. Sandwich Panel Wall juga harus ada, namun panel tersebut harus dilapisi oleh cat anti bakteri dan fire resistant.

Selain itu, komponen lain yang biasanya terdapat pada MOT di ruang operasi adalah Vinyl lantai yang tahan terhadap goresan dan cairan, lemari instrumen berbahan Stainless Steel, X-Ray Viewer, scrub station dengan sensor, pass box, control panel system, serta gas dan power connection dan lampu ruangan yang semuanya diatur dalam satu kontrol panel.

Dengan menempatkan MOT pada ruang operasi, tidak hanya akan mengoptimalkan kinerja ruang operasi, pada akhirnya rumah sakit dapat dengan signifikan meningkatkan pelayanan kepada pasien.

Baca Juga: Mendagri Tunjuk Sekprov Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jatim

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah saat peresmian mengatakan bahwa gedung rawat jalan lima lantai yang mengusung konsep one stop service dan kamar operasi dengan konsep Modular Opearting Theatre (MOT) ini, diharapkan dapat memaksimalkan kualitas pelayanan, meningkatkan patient safety, serta kenyamanan pasien.

"Dengan adanya peresmian ini tentunya didukung sumber daya yang mumpuni, sarana prasarana yang canggih dan selalu update, adalah modal kuat untuk menjadi rumah sakit khusus mata satu satunya milik Pemprov Jatim yang akan menjadi andalan masyarakat tidak hanya di Jatim tapi juga Indonesia timur," katanya.

Khofifah mengatakan, RS Mata Jatim sebagai RS khusus mata kelas B di Jatim telah berkontribusi besar dalam menyelesaikan permasalahan gangguan penglihatan di Jatim. Tidak hanya itu, inovasi terus dilakukan RS Mata Jatim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan mata.

Baca Juga: Beredar Kabar Gubernur Jatim Di-Plh

Terbaru, didukung teknologi canggih untuk pengembangan layanan subspesialis seperti _relex smile_ (bebas kacamata dan lensa kontak), low vision, retina, glaukoma, kesehatan mata anak dan strabismus, infeksi dan imunologi, serta rekonstruksi dan onkologi mata.

"Untuk mendukung pelayanan kesehatan mata, di tahun 2023 RS Mata Jatim telah membuka poli penyakit dalam sebagai penunjang memberikan kenyamanan pasien dan pengunjung yang memerlukan konsultasi lebih lanjut. Ke depan, beberapa poli subspesialis juga akan dibuka seperti sub spesialis neuro ophthalmology dan poli subspesialis dry eye," katanya. (NT)

Editor : Yuris P Hidayat