Hari Ibu Gow Bondowoso Gelar Diskusi Panel

Reporter : -
Hari Ibu Gow Bondowoso Gelar Diskusi Panel
Duskusi panel Hari Ibu

Bondowoso,JatimUPdate.id - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bondowoso mengadakan diskusi panel dalam rangka Hari Ibu, yang bertempat di Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Kelurahan Badean Bondowoso

Acara dengan tema "Fakta dan Realita 30% Keterwakilan Perempuan dalam Politik dalam Rangka Hari Ibu ke - 95", dihadiri oleh organisasi masyarakat yang ada di Bondowoso dan anggota dewan perempuan serta caleg dari unsur perempuan di Bondowoso.

Tujuan dari kegiatan ini agar perempuan terutama anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) "melek politik" karena GOW merupakan organisasi kemasyarakatan berbasis perempuan.

Dalam sambutannya, Ibu Nur Saidah Imron selaku Ketua GOW Bondowoso menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan untuk berkampanye, melainkan memberi wawasan dan pengetahuan tentang politik. Dia berharap perempuan-perempuan di Bondowoso bisa melek politik.

"Ayo, perempuan harus paham politik. Perempuan harus tahu bagaimana dan seperti apa keterwakilan perempuan di parlemen,” ungkapnya.

Acara yang bermula dari bincang santai pengurus, bagaimana seandainya kalau mau nyaleg dan duduk di perlemen. Sehingga dilaksanakan diskusi ini supaya bisa memberikan wacana, ide, dan gagasan, serta motivasi kepada anggota ataupun celeg perempuan, serta melahirkan anggota parlemen perempuan yang berkualitas dan mumpuni.

Menurut Mujiati, Ketua Bidang Organisasi GOW Bondowoso, juga selaku moderator, saat ditanya tentang diskusi ini mengatakan bahwa faktanya 30% kuota keterwakilan perempuan itu ada, tapi realitanya tidak sampai 30% dan masalah ini harus dicari faktor penyebabnya. 

Diantara faktor dan kendala yang disampaikan Muji adalah kurang adanya regulasi yang mendukung perempuan, dukungan dari ketua partai politik, dan perempuan yang kurang percaya diri untuk maju sebagai caleg. Untuk itu perempuan harus percaya diri dan punya jiwa petarung untuk maju dalam konstestasi caleg.

"Perempuan harus percaya diri dan punya jiwa petarung maju jadi caleg. Jangan hanya jadi pelengkap." Terang Mujiati.

Dalam diskusi panel ini, narasumber dari praktisi politik yakni Fricas Abdillah, unsur akademisi yakni Yanny Tuharyati, dan anggota DPRD Bondowoso perwakilan perempuan.

Editor : Ibrahim