Pasien Puskesmas, Warga dan Sapi Dievakuasi Untuk Menghindari Luapan Banjir Di Bangkalan

Reporter : -
Pasien Puskesmas, Warga dan Sapi Dievakuasi Untuk Menghindari Luapan Banjir Di Bangkalan
Banjir Bangkalan

Bangkalan, JatimUPdate.id,- Bencana banjir yang melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Bangkalan sejak selasa pagi (12/3/2204) membuat pasien puskesmas harus dievakuasi ke tempat lain sementara warga beserta hewan ternak sapinya pun terpaksa mengungsi ke masjid terdekat yang berada di dataran lebih tinggi untuk menghindari luapan banjir dari atas wilayah perbukitan.

Evakuasi pasien ke tempat lebih aman ini dilakukan oleh petugas medis puskesmas arosbaya - bangkalan terhadap pasien rawat inap setelah air banjir mulai masuk dan merendam bagian dalam ruangan-ruangan puskesmas.

Baca Juga: Gempa Tuban Sebabkan Jembatan Suramadu Bergetar

Upaya menghindari luapan air banjir juga dilakukan warga yang berada di wilayah perbatasan kabupaten bangkalan dan kabupaten sampang dalam rekaman video amatir nampak warga setempat mengungsi serta berlindung di area masjid yang memang berada di dataran lebih tinggi tersebut.

Hal ini dilakukan oleh warga setelah perkampungan mereka terendam air banjir dengan ketinggian antara tujuh puluh centimeter hingga lebih dari satu meter.

Hingga selasa petang menjelang waktu berbuka puasa setidaknya tujuh kecamatan menderita oleh luapan air banjir akibat tingginya curah hujan terus menerus dalam dua hari terakhir ini.

Baca Juga: Pj Bupati Jamin Bantuan Ribuan Sembako PHE WMO untuk Korban Banjir Bangkalan Akan Tepat Sasaran

Dari tujuh kecamatan yang dilanda banjir tersebut luapan air banjir paling parah melanda kecamatan blega arosbaya dan kecamatan geger.

Petugas dan relawan dari badan penanggulangan bencana daerah serta personil tni polri pun diterjunkan ke sejumlah titik lokasi banjir.

Selain untuk membantu warga terdampak banjir mereka juga memberikan himbauan terkait hal yang harus dilakukan dan perlu diwaspadai saat banjir melanda tempat tinggal mereka.

Baca Juga: Aksi Perang Sarung Resahkan Masyarakat, Kepolisian Tingkatkan Patroli

Tak hanya perkampungan warga banjir juga merendam ruas-ruas jalan protokol di wilayah timur dan utara bangkalan bahkan di sejumlah titik rendaman air banjir ini memutus jalur transportasi antar desa dan kecamatan.

Para pengendara motor yang nekad menerobos banjir pun terpaksa harus menuntun kendaraan mereka karena mogok.(AM)

Editor : Nasirudin