Mudik Lebaran

17 Titik SPKLU Untuk Pemilik Kendaraan Listrik Sepanjang Tol Ngawi-Situbondo

Reporter : -
17 Titik SPKLU Untuk Pemilik Kendaraan Listrik Sepanjang Tol Ngawi-Situbondo
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti melakukan inspeksi langsung ke Rest Area 575A Ngawi, Rest Area 626A Caruban dan Rest Area 725A Mojokerto - Surabaya pada Jumat (29/3).

Ngawi, JatimUPdate.id,- Sambut moment mudik Idul Fitri 1445 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menambah 23 unit electric vehicle (EV) charger pada 17 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang tol Ngawi - Situbondo.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti didampingi General Manager PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo melakukan inspeksi langsung ke Rest Area 575A Ngawi, Rest Area 626A Caruban dan Rest Area 725A Mojokerto - Surabaya pada Jumat (29/3), guna memastikan kesiapan SPKLU yang akan digunakan oleh para pemudik. 

Baca Juga: PLN Mobile Permudah Akses Pelayanan Pelanggan

“PLN berkomitmen untuk memfasilitasi perjalanan masyarakat Indonesia, khususnya selama momen penting seperti musim mudik. Dengan pembangunan SPKLU di berbagai titik pada jalur mudik ini, kami berharap dapat memberikan akses yang lebih mudah dan nyaman bagi pemilik kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan jarak jauh,” terang Edi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/3/2024).

General Manager PLN UID Jatim menyampaikan upaya pembangunan SPKLU di berbagai titik jalur mudik ini selain bertujuan untuk memperkuat infrastruktur listrik yang mendukung mobilitas masyarakat juga ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan lebih hemat bagi pengguna EV selama musim mudik.

Baca Juga: Dirut PLN Pimpin Gelar Apel Siaga Kelistrikan Pemilu 2024

“Proses penambahan 23 charger di 17 lokasi rest area sepanjang tol Ngawi - Situbondo ini semoga maksimal dan selesai sebelum cuti bersama Lebaran ini, dan harapannya semoga dapat menambah keyakinan masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar BBM menjadi listrik,” imbuh Agus.

Adapun penambahan 23 unit SPKLU dengan pengisian kapasitas daya mulai 24 kW hingga 54 kW antara lain : 575A Solo - Ngawi, 575B Ngawi - Solo, 2 unit 597A Ngawi - Kertosono, 597B Kertosono - Ngawi, 2 unit 725A Mojokerto - Surabaya, 725B Surabaya - Mojokerto, 753A Gempol - Surabaya, 2 unit 792A Gempol - Pasuruan, 2 unit 792B Pasuruan - Gempol, 819A Pasuruan - Probolinggo, 819B Probolinggo - Pasuruan, 833A Probolinggo - Situbondo, 833B Situbondo - Probolinggo, Rest Area Utama Raya Situbondo, 2 unit 66A Pandaan - Malang, 2 unit 66B Malang - Pandaan dan 84A Pandaan - Malang.

Baca Juga: Melalui Rumah BUMN, PLN Fasilitasi Ribuan UMK Naik Kelas

Dengan penambahan tersebut, tercatat di Jawa Timur akan memiliki total 82 unit SPKLU yang tersebar di 50 lokasi, 342 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan 2 Stasiuan Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang terintergrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Tentunya ini adalah salah satu upaya PLN dalam menghadirkan energi ramah lingkungan untuk mewujudkan visi PLN mencapai Net Zero Emission pada 2060.(*)

Editor : Nasirudin