Pertanggal 7 April, KAI Daop 8 Surabaya Catat 157 Ribu Penumpang Tinggalkan Kota Surabaya

Reporter : -
Pertanggal 7 April, KAI Daop 8 Surabaya Catat 157 Ribu Penumpang Tinggalkan Kota Surabaya
Pemudik Kereta Api

Surabaya, JatimUPdate.id - Menjelang H - 8 masa angkutan lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah, atau tertanggal 7 April, total sebanyak penumpang mencapai 157.036 yang bakal berangkat dari Stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Dan, sebanyak 144.176 penumpang telah tiba di Stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Berdasarkan data pukul 10.00 WIB telah tercatat lebih dari 25.000 penumpang berangkat dari Daop 8 Surabaya.

Baca Juga: Sambut Libur Isa Almasih, KAI Daop 8 Surabaya Bakal Operasikan 47 Rute Perjalanan KA

Hal tersebut diungkapkan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif, bahwa data ini tentunya masih akan bertambah, karena penjualan tiket masih terus berlangsung.

Menurut Luqman,adapun 3 Stasiun dengan penumpang terbanyak, yakni Stasiun Surabaya Gubeng 9.794 penumpang, Stasiun Surabaya Pasarturi 7.028 penumpang, dan Stasiun Malang 4.214 penumpang.

Baca Juga: Peningkatan 6 Persen Pengguna KAI Commuter Selama Masa Angkutan Lebaran 2024

Pihaknya menegaskan,bahwa puncak arus mudik lebaran 2024 terjadi pada Sabtu (6/4) yang tercatat 29.223 penumpang berangkat dari stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Sementara itu,lanjut Luqman, jumlah penumpang yang turun di Daop 8 Surabaya,pada Minggu (7/4) tercatat 18.520 penumpang, dengan Stasiun tujuan paling favorit, yakni Stasiun Surabaya Pasarturi 5.075 penumpang, Stasiun Surabaya Gubeng 5.051 penumpang, dan Stasiun Malang 2.725 penumpang.

Baca Juga: Kebutuhan Penumpang Masih Tinggi, PT KAI Terus Operasikan 5 KA Tambahan Hingga 30 April

"Para penumpang di Daop 8 Surabaya didominasi dengan tujuan Yogyakarta, Semarang, Bandung, Jakarta, serta Jember dan Banyuwangi," ujar Luqman.

Dia mengungkapkan,KAI Daop 8 Surabaya telah menetapkan masa angkutan lebaran mulai 31 Maret hingga 21 April 2024. Sebanyak 356.953 tiket telah terjual untuk keberangkatan dari Daop 8 Surabaya pada masa angkutan lebaran 2024.(Dji) 

Editor : Nasirudin