Komisi A: Toko Kelontong 24 Jam Bertentangan dengan Program Kampung Madani

Reporter : -
Komisi A: Toko Kelontong 24 Jam Bertentangan dengan Program Kampung Madani
Arif Fathoni dok JatimUpdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni mengimbau, pemerintah kota mengamati secara empiris pengelolaan toko kelontong buka 24 jam dan warkop yang dimodali oleh pemain besar.

Pasalnya sebut Fathoni, harganya lebih murah dan karyawan - karyawannya juga sering gonta - ganti.

"Nah tentu ini kan kalau kita awasi secara serius itu menyimpulkan ini terdapat pemodal besar," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (28/4).

Maka dari itu, ketua partai Golkar Surabaya tersebut menekankan Pemkot segera bertindak, agar toko peracangan yang dikelola oleh masyarakat di perkampungan tidak gulung tikar.

"Ini kan bisa mematikan usaha toko peracangan di kampung - Kampung," tambah Fathoni

Sebab bila gulung tikar, menurut Fathoni bisa memicu pengangguran, tidak bisa menyekolahkan anak-anaknya, dan sulit untuk menyambung hidup.

Pun tambah Fathoni bertentangan dengan semangat Walikota Surabaya untuk menciptakan kesejahteraan warga masyarakat kota Pahlawan melalui program Kampung Madani 

"Kalau sudah gulung tikar kan memicu pengangguran baru, ini tentu bertentangan dengan semangat Mas Wali (Eri Cahyadi) untuk membentuk Kampung Madani menciptakan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah ekonomi itu," demikian Arif Fathoni.

Baca Juga: Komisi A Sesalkan Program Bantuan Hukum Gratis Tidak Terealisasi, Duit Rp 100 Juta Nganggur 

Editor : Nasirudin