Pelepasan Jamaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Surabaya Tahun 1445 H / 2024 M

Reporter : -
Pelepasan Jamaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Surabaya Tahun 1445 H / 2024 M
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono bersama Jamaah Haji dari Bojonegoro

Surabaya, JatimUPdate.id,- Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dengan penuh kehangatan dan semangat, melepas 366 orang Jamaah Haji Kloter Pertama dari Embarkasi Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan 5 orang petugas di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Sabtu malam (11/5). Dalam momen yang sarat makna ini, Adhy Karyono memberikan pesan-pesan penting kepada para jamaah dan mengucapkan doa agar perjalanan mereka dilindungi dan dipermudah.

Kloter pertama ini terdiri dari 170 jamaah pria dan 196 jamaah perempuan, serta 3 orang petugas pria dan 2 orang petugas perempuan. Setelah pelepasan, para jamaah menjalani proses pemeriksaan imigrasi dan x-ray sebelum naik ke dalam bus menuju Bandara Juanda, tempat pesawat Saudi Airlines SV 5269 menunggu untuk membawa mereka ke tanah suci.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui LKPj Gubernur Akhir Tahun Anggaran 2023

Adhy Karyono mengingatkan para jamaah akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalani ibadah haji, terutama mengingat perbedaan kondisi iklim antara Indonesia dan Arab Saudi. "Setiap jamaah dituntut menjaga dan memelihara kondisi fisik karena hampir 90% pelaksanaan kegiatan dilakukan secara fisik," ujarnya.

Lebih lanjut, Adhy Karyono menyampaikan harapannya agar para jamaah menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya, menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan ibadah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan ibadah haji ini, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan petugas penyelenggara ibadah haji.

Dalam sambutannya, Adhy Karyono juga mengucapkan terima kasih kepada pihak imigrasi atas bantuannya dalam kelancaran proses bagi jamaah haji asal Jawa Timur. Ia juga mengucapkan selamat jalan kepada para jamaah, sambil mendoakan agar perjalanan mereka berjalan lancar dan mereka kembali ke tanah air dengan predikat Haji yang mabrur.

Sementara itu, Direktur Bina Haji Kementerian Agama RI, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa persiapan haji tahun ini telah mencapai tahap puncak. Semua layanan untuk jamaah dari Surabaya hingga di Arab Saudi telah dipersiapkan dengan baik oleh Kementerian Agama, termasuk akomodasi, katering, dan transportasi. "Insyaallah, persiapan layanan di tanah suci, termasuk di puncak haji di Arafah dan Muzdalifah, sudah siap," katanya, menegaskan kesiapan penuh untuk menyambut jamaah haji.
 

Di tahun 2024, pemerintah masih mengangkat tema haji ramah lansia. Sebab, 45 ribu jamaah haji adalah lansia. Maka dari itu, temanya haji ramah lansia. "Seluruh layanan dari tanah air menuju ke Arab Saudi sudah dipersiapkan layanan yang ramah lansia," tambahnya.

Di akhir, Arsad berpesan kepada seluruh jamaah haji untuk menjaga fisik. Jika, tidak terlalu banyak aktivitas yang tidak ada hubungan dengan pelaksanaan ibadah, istirahat.

Baca Juga: Jatim Siap Berkontribusi Nyata Kendalikan Perubahan Iklim dan Lestarikan Lingkungan

Apalagi, kata Arsad, cuaca di Arab Saudi memasuki musim panas. Suhu mencapai 40 derajat bahkan informasinya saat puncak mencapai 48-50 derajat celsius.

"Kurangi aktivitas yang bisa menurunkan kondisi kesehatan. Hemat tenaga termasuk lansia dan disabilitas kami sarankan untuk tidak memforsir tenaganya agar seluruh jamaah tiba di tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur," ungkapnya.

"Selain itu, tolong dijaga nama baik dan kehormatan sebagai warga negara Indonesia karena Indonesia sudah dikenal baik, tertib dan disiplin. Perlihatkan bahwa kita adalah bangsa yang terhormat. Tolong jaga kehormatan bangsa kita," tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan pelepasan tersebut terdapat jamaah berusia 18 tahun asal kec. Bojonegoro Kota bernama Moch. Abdul Aziz. Sedangkan jamaah tertua berusia 88 tahun bernama Siti Juwariyah Abdur Rohman dari Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro. Sesuai dengan tema Haji Ramah Lansia, jamaah lansia berusia 70 tahun ke atas berjumlah 33 orang.

Baca Juga: Bantuan Alsintan Bentuk Komitmen Tingkatkan Produksi Pertanian di Daerah

Salah satu jamaah lansia yang berusia 86 tahun dari Bojonegoro bernama Satam berangkat didampingi anaknya Siti Kholifah Satam (56). Ketika disapa Pj. Gubernur Adhy, keduanya menyatakan kelegaan dan kegembiraan hatinya.

"Perasaan saya senang dan lega. Di usia 86 tahun ini akhirnya bisa berangkat haji ditemani anak saya," ujar Satam.

"Alhamdulillah, hari ini akhirnya kami berangkat kloter pertama dan keberangkatan kami diantar langsung oleh Pak Pj. Gubernur. Saya menemani ayah saya," kata Siti. (YH/NT)


 
 
 

Editor : Yuris P Hidayat