Erick Thohir : Bali Maritim Tourism Hub Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Bali dan Kunjungan Turis Asing

Reporter : -
Erick Thohir : Bali Maritim Tourism Hub Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Bali dan Kunjungan Turis Asing
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau Progres Pembangunan Bali Maritim Tourism Hub di Pelabuhan Benoa

Benoa, JatimUPdate.id,- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengunjungi langsung lokasi pembangunan Bali Maritim Tourism Hub (BMTH) di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. Dalam kunjungannya, Menteri BUMN mendorong PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) sebagai agent development untuk mempercepat pembangunan BMTH, dengan tujuan untuk mendorong sektor pariwisata Bali dan Indonesia secara keseluruhan.

"Saya yakin BMTH dapat selesai sesuai target, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, dan Kementerian terkait seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," kata Erick Thohir.

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Benoa Berhasil Sandarkan Kapal Jumbo, Cruise Celebrity Solstice

Progres pembangunan BMTH Benoa saat ini sudah cukup signifikan, dan ditargetkan akan rampung pada September 2024. Erick Thohir menambahkan bahwa penyelesaian proyek ini akan menciptakan ekosistem pariwisata di Bali dan berpotensi menghasilkan multiplier effect yang besar bagi PDRB Bali serta meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan domestik di Pelabuhan Benoa.

"Dengan penyelesaian ini, kami yakin jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat, terutama melalui jalur cruise. Ini menjadi salah satu indikasi potensi peningkatan kunjungan wisatawan baru di Bali dari sisi laut," tambahnya.

Baca Juga: Menteri BUMN Rombak Jajaran Komisaris Pelindo

BMTH merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mengembangkan Pelabuhan Benoa menjadi hub pariwisata maritim unggulan. Proyek ini mengintegrasikan sektor pariwisata, pelabuhan, dan hiburan untuk menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan perekonomian regional dan nasional.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menjelaskan bahwa BMTH selama pengerjaannya telah menyerap sekitar 1.900 pekerja lokal untuk pembangunannya. Proyek ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di sekitar kawasan Benoa.

"Dengan progres pembangunan saat ini mencapai 93%, kami yakin BMTH akan segera dirampungkan pada September 2024 sesuai arahan Menteri BUMN. Ini menunjukkan komitmen dan kerja keras semua pihak yang terlibat dalam proyek ini," tutup Arif.

Diharapkan BMTH akan menjadi salah satu ikon pariwisata baru di Bali yang mampu menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.(YH/NT)

Editor : Nasirudin