BPBD Jawa Timur Sosialisasikan Pembentukan Klaster Logistik untuk Penanggulangan Bencana

Reporter : -
BPBD Jawa Timur Sosialisasikan Pembentukan Klaster Logistik untuk Penanggulangan Bencana
BPBD Jatim dan Siap Siaga Sosialisasikan Surat keputusan Gubernur tentang Klaster Logistik

Surabaya, JatimUPdate.id,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (BPBD Jatim) bersama Program Siap Siaga melakukan sosialisasi terkait Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 188/741/KPTS/013/2023 tentang Kluster Logistik di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung di The Shourthen Hotel Surabaya pada Selasa (14/5/2024).

Sosialisasi ini dilakukan untuk memperkenalkan pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Jatim serta memastikan para pihak yang terlibat dalam SK memahami peran mereka dalam kegiatan penanggulangan bencana.

Baca Juga: Posko Siaga Musim Lebaran BPBD Jatim Telah Berakhir Pukul 24.00 WIB

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, Benny Sampirwanto, menjelaskan bahwa SK tersebut akan mempermudah pembentukan Klaster Logistik. "Artinya, ketika tim penanggulangan bencana bergerak, sudah ada landasan hukumnya, dan di SK tersebut tugas-tugas utama dibahas secara detail beserta SOP-nya," ujarnya.

Penerbitan SK ini merupakan instruksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membentuk Klaster Logistik, yang akan mempermudah peran masing-masing pihak terkait. "Ini akan memperjelas tugas-tugas lembaga yang terlibat dalam penanganan bencana," tambahnya.

Baca Juga: Aksi Tim BPBD Jatim di Pulau Bawean

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno, menjelaskan bahwa pembentukan Klaster Logistik ini didorong oleh luasnya wilayah Jawa Timur dan tingginya intensitas bencana.

"Pengelolaan logistik ini bisa sangat rumit. Kita harus memiliki logistik yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan, namun tidak semua bantuan yang datang sesuai dengan yang kita butuhkan," katanya.

Baca Juga: Dampak Gempa, Dua Rumah Di Surabaya Rusak Berat

Nurseno juga menyoroti kendala dalam distribusi logistik saat terjadi bencana, di mana jalur distribusi seringkali terhambat. Oleh karena itu, melalui Klaster Logistik ini, 58 lembaga terhimpun untuk memperlancar distribusi dan memenuhi kebutuhan warga yang terdampak bencana.

Dengan pembentukan Klaster Logistik ini, Program Siap Siaga berharap adanya koordinasi yang terintegrasi di Pemprov Jatim sehingga masalah kelogistikan saat terjadi bencana dapat teratasi dengan lebih baik.(YH/NT)

Editor : Yuris P Hidayat