Peresmian Kantor BPJS Kesehatan Cabang Gresik

Pj. Gubernur Adhy Dorong BPJS Kesehatan Wujudkan Universal Health Coverage

Reporter : -
Pj. Gubernur Adhy Dorong BPJS Kesehatan Wujudkan Universal Health Coverage
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono memberi keterangan pada wartawan di peresmian Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kabupaten Gresik.

Gresik, JatimUPdate.id,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menghadiri peresmian Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kabupaten Gresik.

Acara yang bertempat di Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo No. 39 Kebomas Gresik ini juga dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti, serta Bupati Gresik.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Pj. Gubernur Jatim Ajak Kuatkan Gotong Royong dan Persatuan

Peresmian dilakukan dengan pemotongan untaian melati oleh Dirut BPJS Kesehatan, Pj. Gubernur Adhy, dan Bupati Gresik. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Dirut BPJS Kesehatan, serta peninjauan gedung kantor BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Gresik bersama seluruh undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Adhy menyatakan bahwa peresmian kantor cabang BPJS Kesehatan di Gresik ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Timur. "Dengan adanya kantor baru BPJS Kesehatan cabang Kabupaten Gresik ini, diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih mudah, optimal, responsif, nyaman, dan cepat kepada masyarakat," ujarnya.

Adhy menambahkan, kantor baru ini juga merupakan dorongan untuk mewujudkan universal health coverage. "Tentunya, kita semakin dorong agar dengan adanya kantor di Gresik ini semakin semangat untuk mewujudkan universal health coverage," imbuh Adhy.

Adhy juga menekankan pentingnya peresmian ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jawa Timur. "Program JKN merupakan salah satu wujud dari jaminan sosial nasional, seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Dimana penduduk wajib menjadi peserta jaminan kesehatan, sehingga peserta JKN juga berhak mendapat optimalisasi kualitas layanan kesehatan," katanya.

Baca Juga: Jatim Peringkat Tiga Penghasil Migas Nasional

Adhy mengungkapkan bahwa kepesertaan jaminan kesehatan di Jawa Timur telah meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2021, jumlah kabupaten/kota yang mencapai target kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 95 persen hanya sebanyak 9 kabupaten/kota, namun pada tahun 2024 meningkat menjadi 26 kabupaten/kota. "Per Mei 2024, dari jumlah penduduk 41,4 juta jiwa di Jawa Timur, sebanyak 38,7 juta jiwa atau 93,3 persen telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," ungkapnya.

Menurut Adhy, peningkatan kepesertaan JKN harus diimbangi dengan ketersediaan sarana, prasarana, serta fasilitas kesehatan di Jawa Timur. Hal ini menjadi kewajiban bersama untuk memastikan masyarakat tidak terkendala baik secara finansial maupun dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Adhy juga mengapresiasi BPJS Kesehatan dalam mendukung upaya transformasi digital dalam pelayanan publik, antara lain melalui aplikasi mobile JKN, antrian online di fasilitas kesehatan, transparansi ketersediaan tempat tidur, serta pemanfaatan Electronic-Claim guna percepatan pengajuan dan pembayaran klaim. "Selamat atas peresmian gedung kantor BPJS Kesehatan cabang Kabupaten Gresik. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kebaikan kita untuk mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang sehat, sejahtera, unggul, dan berakhlak," pungkasnya.

Baca Juga: Pj. Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Wujudkan Suasana Kondusif di Pilkada Serentak 2024

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti, menyampaikan bahwa selama satu dekade program JKN berjalan, jumlah kepesertaan terus meningkat. Hingga 1 Mei 2024, kepesertaan JKN telah mencapai 271,5 juta jiwa atau mencakup 97,27 persen dari 279,1 juta penduduk Indonesia. Saat ini, Kabupaten Gresik telah meraih predikat Universal Health Coverage dengan cakupan 100 persen dari 1,29 juta penduduk.

“Jumlah peserta ini masih akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat akan jaminan terhadap pembiayaan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Ali Gufron menambahkan, peresmian Gedung Kantor Cabang Gresik BPJS Kesehatan ini merupakan wujud dari upaya bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan dan mitra kerja di Jawa Timur, khususnya di Gresik dan kabupaten/kota di sekitarnya. "Dengan dilakukannya peresmian gedung baru ini, saya berharap BPJS Kesehatan dapat memberikan pelayanan yang semakin prima kepada peserta dan mitra kerja," tutupnya.(YH/HY)

Editor : Wahyu Lazuardi