Raperda RTRW, Foto Bibir Pantai Berbeda, Komisi C Tantang Pemprov Jatim Foto Ulang Bersama

Reporter : -
Raperda RTRW, Foto Bibir Pantai Berbeda, Komisi C Tantang Pemprov Jatim Foto Ulang Bersama
Baktiono, dok JatimUPdate.id

Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono menjabarkan, hasil foto udara bibir pantai Teluk Lamong dan Kenjeran dalam pembahasan Raperda RT RW terjadi perbedaan antara pemerintah kota dengan pemerintah provinsi.

Sayangnya, sebut Baktiono kedua foto udara itu dibenarkan oleh Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Garis pantai garis ini ada perbedaan pemerintah provinsi dan pemerintah kota dari hasil dari foto udara, ini (malah) sama BMKG sama-sama dibenarkan," kata Baktiono, saat dikonfirmasi Kamis (6/6).

Baktiono menegaskan, kedua foto udara itu perbedaannya cukup signifikan. Maka harus di foto ulang melibatkan pemerintah kota dan provinsi secara bersamaan.

Pasalnya, pengambilan foto malam hari, siang dan sore hari, menurut legislator PDI Perjuangan itu hasilnya berbeda karena pasang surutnya air laut.

"Ayo foto bersama, diulang Pemprov dengan Pemkot dengan waktu yang sama, karena perlu singkornisasi dan harus bersama-sama dalam hal untuk pemotretan udara," tegas Baktiono.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi C Aning Rahmawati menyebut, di peraturan terbaru, Teluk Lamong maupun Kenjeran 12 mil dari bibir pantai merupakan kewenangan Provinsi Jatim. 

Sedangkan peraturan sebelumnya, 12 mil dari bibir pantai 4 mil nya kewenangan pemerintah kota.

"Ada beberapa titik yang di Teluk Lamong berupa lautan sehingga kalau menurut aturan yang baru masuk provinsi bukan masuk kota." jelas Aning.

Begitu pula di Kenjeran, sesuai perencanaan merupakan kewenangan pemerintah kota, kendati eksistingnya lautan. 

Sehingga beber DPRD terpilih periode 2024 - 2029, dari dapil  Surabaya III itu, Pantai Kenjeran juga diklaim kewenangan Provinsi Jatim.

"Ini kan belum putus, dan RTRW 2014, sudah direncanakan masuk kota, jadi di uruk, potensi PAD nya besar sekali kedua bibir pantai itu," demikian Aning Rachmawati.

Baca Juga: Dipenuhi Pasar Tumpah, Komisi C Gelar RDP Koperasi Pasar Bulak Banteng 

Editor : Yuris P Hidayat