6000 Warga Bondowoso Belum Terdaftar DP4

Reporter : -
6000 Warga Bondowoso Belum Terdaftar DP4
Keterangan Gambar: Raker lapangan kependukan dalam rangka kesiapan operator adminduk desa/kelurahan dan kecamatan dalam menyongsong Pilkada 2024, pada Senin (8/7/2024)

Bondowoso _ JatimUpdate.id _ Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 November mendatang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bondowoso dituntut kerja ekstra. Pasalnya masih banyak warga Bondowoso terdata dalam Daftar Penduduk Potensiall Pemilih (DP4) belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

Menurut Agung Tri Handoni, Kepala Dispendukcapik Bondowoso, masih ada 6 ribuan warga dari total 17 ribuan warga yang masuk DP4 belum perekaman e-KTP.

Baca Juga: Kembalikan Formulir Bacabup di PDIP Jember, Faida: Saya Hadir Karena Rindu 

"Dari sebelumnya ada 17 ribuan warga Bondowoso terdata masuk DP4, setelah Dispendukcapil bergerak jemput bola perekaman e-KTP, hingga saat ini tersisa 6 ribuan warga terdata masuk DP4 belum perekaman e-KTP," kata Kepala Dispendukcapil Bondowoso.

Data tersebut dipaparkan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Bondowoso, Agung Trihandono usai melaksanakan Raker lapangan kependukan dalam rangka kesiapan operator adminduk desa/kelurahan dan kecamatan dalam menyongsong Pilkada 2024, pada Senin (8/7/2024).

Menurutnya Sebanyak 6 ribuan warga masuk DP4 itu, sebagian besar warga Bondowoso berusia 17 hingga 19 tahun pada 2024. Mereka rata-rata pelajar atau disebut pemilih pemula yang memiliki hak pilih pada Pilkada Serentak 27 November 2024 mendatang.

Selain itu, tambahnya ada juga warga yang berusia 60-an tahun yang belum ikut perekaman e-KTP massal pada 2012. Ini yang perlu mendapat perhatian lebih dan datangi atau jemput bola. Pihaknya pun, optimis akan bisa menyelesaikan semua perekaman e-KTP.

Baca Juga: Berbekal 142 Ribu KTP Gus Jaddin bareng Arismaya Maju Cabup Independen 

"Selain itu, ada juga warga berusia 60-an tahun di kecamatan pinggiran masuk DP4 yang diperkirakan tidak ikut perekaman e-KTP massal pada 2012. Tapi, Dispendukcapil Bondowoso optimistis bisa menyelesaikan perekaman e-KTP dari 6 ribuan warga, ini meskipun hanya punya 3 kendaraan roda empat perekaman e-KTP untuk jemput bola," jelasnya.

Pihaknya pun menambahkan, seandainya pada hari H pencoblosan Pilkada masih ada warga Bondowoso masuk DP4 belum perekaman e-KTP, tambah Agung, Dispendukcapil berkoordinasi dengan KPU agar warga tetap bisa menyalurkan hak pilihnya. Yakni, Dispendukcapil mengusulkan warga masuk DP4 belum perekaman e-KTP cukup menunjukkan KK.

"Seandainya pun hingga 27 November 2024 atau hari H pencoblosan Pilkada, masih ada yang belum melakukan perekaman. Kami akan berkoordinasi dengan KPU, untuk mengusulkan agar pemilih bisa menunjukkan Kartu Keluarga," ujarnya.

Baca Juga: Pilkada Memilih Raja Kecil di Daerah, Kecemasan Ryass Rasyid

Menurutnya, optimisme itu bukan tanpa alasan. Karena Dispendukcapil terus bergerak, salah satunya yakni mengumpulkan seluruh operator adminduk desa/kelurahan hingga kecamatan seperti saat ini.

"Tapi, Dispendukcapil Bondowoso dengan kerja keras dan terus bergerak, dengan salah satunya mengumpulkan seluruh operator adminduk desa/kelurahan dan kecamatan, kita optimistis perekaman e-KTP sebanyak 6 ribuan warga Bondowoso masuk DP4 nuntut dan selesai sebelum pencoblosan Pilkada Serentak 2024," tambahnya. (Aris)

Editor : Redaksi