Bayi Tewas Digigit Ibunya

oleh : -
Bayi Tewas Digigit Ibunya
Bayi empat bulan

Jakarta(Jatimupdate.id)-NA (27), seorang ibu muda, di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap polisi karena diduga menggigit bayunya sendiri yang berusia 3 bulan hingga tewas. Peristiwa itu terjadi di rumah pelaku, di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Selasa (28/6/2022) pukul 15.00 Wita. Kasusnya terungkap berdasarkan laporan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Syarifuddin. Saat itu Syarifuddin sedang duduk bersama warga di sekitar TKP. Lalu datang seorang ibu yang memberitahu tahu ada bayi yang dianiaya ibu kandungnya.
Syarifuddin langsung mendatangi rumah NA dan menemukan bayi perempuan dibalut kain batik dibaringkan di atas tikar dengan kondisi tak bernyawa. Sementara di samping mayat korban, sang ayah terlihat menangis sambil memandangi bayinya yang sudah terbujur kaku. Tak jauh dari mayat korban, sang ibu kandung, NA berdiri di depan pintu kamar sambil menggendong putra sulungnya yang berusia 2 tahun.

“Saat itu saksi syafrudin bertanya ‘Kamu apakan anakmu? Kemudian dijawabnya ‘Saya tidak tahu apa-apa’ dengan muka kebingungan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin, seperti dilansir Kompas.com,  Kamis (30/6/2022).
Paman korban yang bernama Nurdin mengaku sempat melihat kondisi jasad keponakannya. Nurdin mulanya kaget melihat warga berkerumun di halaman rumah pelaku. Dia semakin terkejut setelah melihat keponakannya tewas dengan bekas luka gigitan di tubuhnya.
"Setelah masuk dalam rumah untuk memastikan apa yang diceritakan warga, ternyata memang benar bocah itu sudah tewas digigit oleh ibunya," katanya. Ia bercerita selama ini NA dikenal sering menganiaya anaknya. Bahkan Nurdin pernah menegur NA saat memukuli anaknya. Namun NA bersikap seperti tak terjadi apa pun. "Kita menduga NA alami gangguan jiwa karena setelah memukul anaknya dia datang ke rumah saya seakan tidak ada masalah," ungkap Nurdin.
Sementara itu dokter jaga Puskesmas Bolo Heny Kustanti Nurwaidah mengatakan korban dibawa ke puskesmas dalam kondisi tak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka memar pada hidung, pipi kanan kiri serta memar di tangan kiri. "Kita melakukan pemeriksaan awal saja. Visum lanjutan dilakukan di RSUD Bima," ujar dia.

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin membenarkan temuan luka tersebut. “Dari Laporan internal yang diterima, korban (bayi) mengalami luka-luka bekas gigitan di pipi bagian kiri kanan, hidung dan di tangan kiri," ungkapnya.
Penasihat Hukum NR, Husni SH yang ditemui di Polres Bima mengatakan, saat ini ia sedang mencari psikiater untuk mendampingi kliennya. Ditanya kondisi terakhir NR, Husni mengungkap, kliennya tersebut masih sulit diajak bicara.
"Dia lebih banyak diam dan termenung, masih sulit diajak bicara. Makanya nyari psikiater sekarang ini," kata Husni. Polisi menduga pelaku yang merupakan ibu muda ini mengalami gangguan jiwa. Hal itu diperkuat dengan keterangan dari tetangga.
Untuk memastikan kondisi kejiwaan NA, penyidik berencana melakukan koordinasi dengan tim medis dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Mataram. Saat ini, terduga telah dilimpah ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Polisi juga masih mendalami motif lain di balik kasus pembunuhan bayi oleh ibu kandung ini. (Yok)