Program Summer Camp, Mahasiswa Asing di Berbagai Negara Berkunjung ke Unesa

Reporter : -
Program Summer Camp, Mahasiswa Asing di Berbagai Negara Berkunjung ke Unesa
Ket. poto : Sejumlah mahasiswa asing dari berbagai negara berkunjung ke Unesa

Surabaya, JatimUPdate id - Sejumlah mahasiswa asing dari berbagai negara yang menjalani program Summer Camp di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan kunjungan dan sharing bersama para siswa dan guru Labschool Unesa Kampus 1 Ketintang, Surabaya pada Senin (15/7/2024).

Direktur Lembaga Labschool UNESA Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd., mengatakan, bahwa melibatkan mahasiswa asing di sekolah merupakan bagian penting dari program Labschool menuju sekolah berstandar internasional.

Baca Juga: Raperda Hunian Layak Dikritik, Pengamat: Wajar Berpotensi Picu Eksklusi Spasial

"Kami memang sengaja memprogramkan ini, agar ada diskusi dan sharing antara mahasiswa luar negeri dengan guru-guru maupun siswa. Anak-anak senang bisa ngobrol langsung dengan mahasiswa luar, bisa melatih kemampuan bahasa Inggris juga," kata guru besar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Menurut Pria yang disapa Prof Jar, sekolah sejak tingkat dasar selama ini memang banyak mengajarkan mata pelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris misalnya. Nah, materi pelajaran tersebut harus diseimbangkan dengan praktek berbicara langsung dengan native speakers.

Baca Juga: Menjahit Teori dan Realitas: Sebuah Refleksi Pendidikan Kewirausahaan

Dia menambahkan, kesempatan belajar langsung atau praktek langsung itu diwadahi lewat program pertukaran atau mendatangkan mahasiswa asing di sekolah. Dengan begitu, imbuh Prof.Jar, para siswa bisa mendapatkan banyak wawasan tentang budaya dan pendidikan di negara lain.

"Mahasiswa asing senang, apalagi anak-anak atau siswa juga sangat senang. Mereka jadi lebih percaya diri, wawasan mereka pun berkembang, jadi tahu tentang negara lain, budaya negara lain dan sebagainya," ujarnya.

Baca Juga: Dosen Unesa: Sekda dari Luar NTB Bisa Jadi Kunci Netralitas dan Stabilitas Birokrasi

Ia mengungkapkan, dengan program internasional yang gencar dilakukan tersebut, pihaknya berharap para siswa siap secara mental maupun kemampuan untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan internasional, bahkan bisa melanjutkan studi di luar negeri.

"Transformasi Labschool ini kita mulai dari SDM, guru dan siswa pun tendik sehingga memiliki wawasan dan standar kerja dan belajar level dunia. Tentu ini bertahap dan berkelanjutan," pungkas Prof Jar. (*)

Editor : Redaksi