Soal Pagu, Orang Tua Siswa Masih Memilah Sekolah Bernilai Plus

oleh : -
Soal Pagu, Orang Tua Siswa Masih Memilah Sekolah Bernilai Plus
Hari Santoso/Foto:roy

Jatimupdate.id - Anggota Komisi D, Hari Santoso menilai, belum terpenuhi nya pagu di sekolah swasta disebabkan wali murid menimbang keberadaan lembaga pendidikan yang punya nilai plus atau bekerjasama dengan pemerintah.

"Dugaan saya seperti itu." ungkap Hari kepada Media ini.

Dari sudut pandangnya, siswa yang tidak diterima di sekolah negeri adakalanya mendaftar ke sekolah swasta yang tidak bekerjasama dengan pemerintah kota.

Kendati begitu, berdasarkan catatannya,  bila kemudian tidak diterima di lembaga pendidikan swasta tersebut. Akhirnya orang tua siswa mendaftarkan juga  ke sekolah yang telah bekerjasama dengan pemerintah.

"Ini masih ada waktu beberapa hari, saya juga kerap mendapatkan pertanyaan harus mendaftar ke sekolah mana, yang sudah bekerjasama dengan pemerintah."beber Hari.

Hari menjelaskan, dari 200 sekolah swasta di Surabaya, ia memperkirakan yang kerjasama sekitar 100. Sehingga, belum terpenuhinya pagu, dinilai karena orang tua ingin memilah sekolah swasta mana yang bagus.

"Jadi itu salah satunya mereka masih menimbang, mencari SMP swasta yang favorit yang kerjasama dan dekat dengan rumah." ujar Hari.

Sebelumnya, Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Timur melakukan rapat koordinasi dengan salah satu pimpinan DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, di Ruang Banggar, Jalan Yos Sudarso 18-22.

Wiwik Wahyuningsih, koordinator MKKS Timur kepada Reni menjelaskan, PPDB di sekolah swasta belum memenuhi pagu.

"Pihak swasta, yang seharusnya menerima 3 kelas cuman dapat satu kelas. Ada yang cuman dapat 7 siswa yang seharusnya 52, itu tadi yang kami sampaikan ke Ibu Reni." ungkap Wiwik.