Jatim kini miliki 1490 Desa Mandiri naik 100% lebih dibanding 2021

Hasil Survei IDM, Bojonegoro dan Gresik Meraih Peringkat 1 Dan 2 Jumlah Desa Mandiri Terbanyak

oleh : -
Hasil Survei IDM, Bojonegoro dan Gresik Meraih Peringkat 1 Dan 2 Jumlah Desa Mandiri Terbanyak
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Halim saat Konferensi Pers di Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (12/7/2022). (sumber foto :kemendes.go.id)

SURABAYA (Jatimupdate.id) - Jatim Miliki 1.490 Desa Mandiri, Bojonegoro terbanyak Se-Indonesia. Jawa Timur membuktikan sebagai provinsi dengan gudangnya desa mandiri. Terbaru, berdasarkan pemutakhiran data indeks desa membangun, Jatim dinobatkan sebagai provinsi dengan desa mandiri terbanyak se-Indonesia.

Berdasarkan SK Menteri PDTT RI nomor 80 tahun 2022 tentang status kemajuan dan kemandirian desa tahun 2022 yang ditandatangani Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar pada 11 Juli 2022, jumlah desa mandiri di Jatim tercatat sebanyak 1.490 desa dengan status mandiri, 3.906 desa maju, dan 2.326 desa dengan status berkembang.

Jumlah desa mandiri di Jatim pada 2022 naik drastis dibanding tahun 2021 sebelumnya. Saat tahun 2021  tercatat  ada 697 desa mandiri di Jatim.

Menurut Gubernur Khofifah, capaian tersebut sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk terus membangun dan memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program dan kegiatan baik dari  pemerintah pusat, provinsi serta kabupaten dan kota.

Bojonegoro dan Gresik miliki Desa Mandiri Terbanyak se-Indonesia

Di Jatim sendiri, Kabupaten Bojonegoro menjadi kabupaten dengan jumlah desa mandiri terbanyak dengan 155 desa mandiri, disusul Kabupaten Gresik dengan 153 desa, dan Kabupaten Banyuwangi dengan 138 desa mandiri.

Di tahun 2021 jumlah Desa Mandiri Kabupaten Bojonegoro sebanyak 103 Desa dan menjadi rangking satu nasional dengan jumlah Desa Mandiri terbanyak. Tahun ini Kabupaten Bojonegoro kembali meraih torehan prestasi rangking 1 Nasional dengan raihan jumlah Desa Mandiri sebanyak 155 Desa. 

"Alhamdulillah.. tahun 2022 Bojonegoro masih bertahan menjadi peringkat satu nasional dengan jumlah Desa Mandiri Terbanyak se-Indonesia. DPMD bersama P3MD se-Bojonegoro akan terus bekerja sebaik-baiknya dengan tarjet setinggi-tingginya," ungkap Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro, Machmuddin.

Diketahui 10 besar Desa Mandiri Terbanyak Kabupaten se-Indonesia tahun 2022 secara berurutan yakni Kabupaten Bojonegoro sebanyak 155 Desa, Gresik sebanyak 153 Desa, Banyuwangi sebanyak  138 Desa, Bandung dan Sambas 119 Desa, Ciamis sebanyak 116 Desa, Minahasa sebanyak 105 Desa, Lamongan sebanyak 97 Desa, Majalengka sebanyak 96 Desa dan Bogor sebanyak 95 Desa.

"Capaian prestasi tersebut kita ketahui berdasar Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 80 tahun 2022 setelah data lampiran keputusan tersebut diolah. Capaian IDM 2022 Bojonegoro ini juga berkah dari BKD yang bermanfaat bagi Desa secara langsung dan masyarakat luas," ungkap Mustakim Koordinator P3MD Kabupaten Bojonegoro.

Dalam rapat koordinasi dan pembinaan bersama Ibu Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menyampaikan apresiasi terhadap para pendamping desa di Bojonegoro dan memotivasi agar terus mengabdi ke desa dengan kerja pendampingan secara nyata.

"Kerja nyata untuk pelayanan masyarakat," ungkap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bojonegoro.

sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA PM) Kabupaten Gresik Bakron Hadi menyatakan pada survei Indek Desa Membangun 2021 jumlah desa mandiri di kabupaten wilayah yang diampunya (Gresik) mencapai 86 desa dari 330 desa yang tersebar di 18 kecamatan. "Alhamdulillah pada survei IDM [Indek Desa Membangun] pada 2022 mengalami peningkatan menjadi 153 desa berstatus mandiri, hampir 50% desa berstatus mandiri. Pada Tahun lalu [2021] Kabupaten Gresik Rangking 3 se Jawa Timur, dan pada 2022 bisa meraih rangking kedua secara nasional, puji syukur ini semua berkat kerja keras semua TPP dan DPMD Gresik serta seluruh Pemerintah Desa dibantu pihak Kecamatan," ungkap Bakron Hadi kepada pers, Kamis (14/7) di Kantor DPMD Gresik.

Hingga saat ini, kata Bakron yang di dampingi lima rekan TA PM lainnya, menyatakan pekerjaan rumah bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di wilayah Kabupaten Gresik adalah bisa menuntaskan 21 Desa yang berstatus sebagai Desa Berkembang agar naik status menjadi desa maju.

"Ada sisa 21 Desa di Kabupaten Gresik yang berstatus sebagai Desa Berkembang yang pada tahun depan [2023] harapannya bisa tuntas semua naik status menjadi desa maju. Saat ini jumlah desa maju mencapai 156 desa," tegas Bakron yang didampingi 5 TA PM yaitu Mohammad Zamroni, R Abdurrahman, Deyisnil Faradi, Kuswari dan Yuristiarso Hidayat.(yah)

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar