Ada yang 'Miss' Komisi A Hadirkan Pakar

oleh : -
Ada yang 'Miss' Komisi A Hadirkan Pakar
Josiah Michael/foto:Roy

Jatimupdate.id - Rapat dengar pendapat (RDP) bersama bagian biro hukum Pemkot, Komisi A DPRD Kota Surabaya menghadirkan tenaga ahli Rusdianto Sesung.

Hal itu, untuk memberikan wawasan terkait pelaksanaan Pansus produk hukum daerah. Sebab, selama ini alur pembuatan Perda belum sesuai. Ada beberapa yang masih 'miss'.

"Kita ini tadi membahas Panitia Khusus (Pansus) Raperda produk hukum daerah. Surabaya ini adalah satu-satunya kota besar yang belum memiliki Raperda produk hukum daerah. Jadi disini ada penyempurnaan, salah satunya adalah Ketua Bapemperda busa menjalankan fungsinya," urai Josiah Michael, Ketua Bapemperda DPRD Kota Surabaya

Atas ketidaksinkronan itu. Josiah menegaskan, perlu memperbaiki produk hukum tersebut, dengan melibatkan Sejumlah pihak. Sekaligus mengembalikan marwah DPRD.

"Mulai dari Raperda inisiatif DPRD maupun Pemkot Surabaya. Karena banyak sekali alur yang belum sesuai dengan Permendagri. Maklum karena memang kita memang belum menyelesaikan Raperda produk hukum tersebut," bebernya.

Legislator PSI ini menyampaikan,  dihadirkannya Rusdianto Sesung, Karena pada saat pembahasan Raperda sebelumnya, pihaknya juga meminta pendapat tenaga ahli tersebut.

"Doktor Sesung adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Narotama  Surabaya, yang pada pembahasan Raperda kemarin kita juga meminta pendapatnya selaku tenaga ahli," papar Josiah.

Mengutip yang disampaikan Rusdianto Sesung, ketika Raperda itu sudah disahkan melalui sidang Paripurna, Walikota dikasih waktu 30 hari untuk tanda tangan. Apabila dalam 30 hari Walikota tidak tanda tangan, maka putusan itu sudah bisa diundangkan.

"Hal terpenting adalah mengembalikan fungsi legislasi dari DPRD Kota Surabaya," ujar Josiah