"PWI di sana sangat dihargai dan dihormati, mulai dari Pemprov Riau, pejabat daerah hingga tetangga almarhum,” ujar Akhmad Munir, Jumat (24/4/).
ked
Diplomasi Minyak yang Salah Paham: Mengurai Bantahan Kedubes Rusia dan Realitas Geopolitik Energi Baru
Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP WKU Bidang Migas Kadin Jatim, Alumni Universitas Jember Surabaya, JatimUPdate.id - Sebuah klarifikasi singkat yang di
Tokoh Pers Nasional Zulmansyah Sekedang Wafat, PWI Kehilangan Figur Strategis
Tokoh pers Riau, Novrizon Burman, menyampaikan belasungkawa. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Mohon maaf atas kesalahan almarhum, Al-Fatihah,” ujarnya.
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah meninggal dunia Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. Mohon maaf atas segala kesalahan almarhum,” ujar Ginting.
Unesa Gelar Kuliah Tamu: Meneguhkan Kedaulatan Rakyat dalam Otonomi Daerah
“Kedaulatan rakyat tidak cukup berhenti di konstitusi, tetapi harus hadir dalam praktik kebijakan sehari-hari di daerah,” ujar Rudi Arifiyanto.
ART Buka Peluang Kepemilikan Asing 100 Persen, IJTI: Kedaulatan Media Nasional Terancam
Jakarta,JatimUPdate.id – Wakil Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Wahyu Triyogo menyoroti kesepakatan kerja sama Indonesia–Amerika Serikat yan
Bhabinkamtibmas Kedoya Utara Sambangi Petugas Pompa Air, Antisipasi Genangan dan Jaga Kamtibmas
Jakarta Barat, JatimUPdate.id – Wujud kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan terus ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedoya Uta
Buleks Dorong Rusunami Satu Orang Satu Unit, Soroti Kos Mewah Berkedok Hotel
Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Fraksi PDIP - PAN DPRD Surabaya, Budi Leksono atau yang akrab dipanggil Buleks mendorong kepemilikan satu unit Rusunami (Rumah
Survei KedaiKOPI 88,8 % Masyarakat Puas dengan Pemerintah dalam Mudik Lebaran 2026
"Dari skala 1 sampai 10, kita mendapatkan nilai sebesar 7,18. Maka dari skala tersebut kita dapat kategorikan bahwa responden yang melakukan mudik cukup puas."