SPMB Afirmasi Perlu Lebih Proaktif, Usul William: Sekolah Harus Berperan

Reporter : Ibrahim
William Wirakusuma, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya William Wirakusuma menegakan, Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) Afirmasi harus memprioritaskan warga miskin. 

William Wirakusuma menyebutkan, warga berpenghasilan rendah (MBR) atau keluarga miskin di Surabaya harus diberi akses yang lebih mudah untuk masuk sekolah negeri.

Baca juga: Komisi C Desak Kontrak Payung Dievaluasi

"Kasihan kalau mereka tidak bisa sekolah atau harus menempuh sekolah yang jauh dari rumah. Biaya transportasi juga jadi kendala," ujar William, Jum'at (7/2)

Ia mengusulkan pihak sekolah lebih proaktif dalam pendataan. Misalnya, saat siswa kelas 6 SD sekolah negeri bisa memberikan formulir ke orang tua. 

Baca juga: Komisi B Desak Pemkot Surabaya Tertibkan Spa dan Sauna Plus-Plus, Jangan Cuma Diskotek

Menurut William, sistem ini tidak hanya memudahkan orang tua, tetapi juga memberi gambaran jelas jumlah siswa yang membutuhkan jalur afirmasi.

"Apakah mau melanjutkan ke SMP negeri yang dekat rumahnya? Jadi, bukan orang tua yang repot mencari, tapi sekolah yang mendatam Dengan begitu, pemerintah kota bisa menghitung jumlah siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri untuk dialokasikan beasiswa dari APBD," tambahnya.

Baca juga: Fathoni Lemahnya Pengawasan Perusahaan Penyalur ART Relasi Industrial Akan Rusak

Ia juga menyoroti perlunya kejelasan teknis dari pemerintah pusat. Legislator PSI ini pun pemerintah segera menuntaskan juknisnya agar memudahkan sekolah.

"Kan baru ada kisi-kisi empat jalur itu. Tapi juknisnya belum turun. Kalau sekolah dari awal sudah tahu siapa saja yang masuk negeri dan siapa yang tidak, prosesnya bisa lebih efisien. Jalur afirmasi ini memang penting. Mereka yang dari keluarga miskin harus diprioritaskan," demikian William Wirakusuma. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru