Sidoarjo, JatimUPdate.id - Operasi Keselamatan Semeru 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai sejak tanggal 10 hingga 23 Februari 2025.
Operasi semeru fokus mengendepankan preventif dan preemtif dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menyatakan bahwa operasi ini fokus pada langkah preventif dan preemtif, yang menyasar sekitar 80 persen dari total kegiatan. Meskipun demikian, tindakan represif tetap menjadi opsi terakhir.
"Kami mengedepankan upaya pencegahan, seperti sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Kami berharap semua pihak terkait dapat berkolaborasi dan berkoordinasi demi suksesnya operasi ini," ujar Christian Tobing saat Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2025 di halaman Polresta Sidoarjo, Senin (10/2).
Tobing juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.
Baca juga: Kriminalitas di Sidoarjo Turun 32 Persen Sepanjang 2025, Pengungkapan Kasus Justru Meningkat
Masyarakat dihimbau untuk tidak menggunakan knalpot brong dan selalu memakai helm berstandar SNI guna meminimalkan risiko kecelakaan.
"Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan gunakan kendaraan sesuai standar. Hal ini penting untuk keselamatan bersama, mengingat tingginya angka kecelakaan di Kabupaten Sidoarjo," ucapnya.
Polresta Sidoarjo menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025 dengan melibatkan 307 personel gabungan. Operasi ini dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Kodim 0816 Sidoarjo, Satpol PP Sidoarjo, serta Dinas Perhubungan Sidoarjo.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Simulasi Sispamkota di Sidoarjo, Latih Kesiapsiagaan Hadapi Kerusuhan
Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Sidoarjo, Subandi menyatakan dukungannya terhadap program ini demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Ia menegaskan bahwa tertib berlalu lintas harus selalu dipatuhi, tidak hanya demi keselamatan diri sendiri, tetapi juga demi keselamatan pengguna jalan lainnya.
"Saat berkendara, kita harus mematuhi aturan lalu lintas, seperti memakai helm dan tidak berboncengan lebih dari dua orang. Jika aturan ini diikuti, insyaallah keselamatan di jalan akan lebih terjaga," ujar Subandi. (ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat