Surabaya, Jatim update.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widiyatmoko, menggelar reses di Dukuh Gogor, Kelurahan Jajar Tunggal. Sejumlah aspirasi warga mengemuka, mulai dari normalisasi sungai hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Warga mengeluhkan pendangkalan Sungai Gogor yang kerap menyebabkan banjir. Yona menegaskan perlunya normalisasi agar air tidak meluber ke permukiman.
Baca juga: Harus Berdiri di Jalan Raya, Kos-kosan di Perkampungan Surabaya Berpotensi Gulung Tikar
Ia juga mengkritisi program Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) Surabaya, menekankan proyek itu harus berdampak nyata pada ekonomi kerakyatan.
Terkait pemakaman yang padat, Yona mendorong pemanfaatan lahan aset Pemkot Surabaya di wilayah barat, termasuk Waru dan Gunung Karangpilang.
Ia juga mendukung lelang jabatan untuk kepala dinas agar tata kelola pemerintahan lebih bersih dan berwibawa.
"Warga juga butuh taman baca. Ini penting untuk meningkatkan minat belajar dan literasi masyarakat," kata Yona.
Baca juga: Atur Rumah Kos dan Kos-kosan, Pansus Hunian Layak: Rumah Kos Bisa Dijadikan Alamat Domisili
Dalam reses ini, Sahrul Alam turut memberikan sosialisasi hukum waris, membahas pewaris, ahli waris, serta jual beli aset yang sah menurut hukum.
Beberapa keluhan warga turut disampaikan, di antaranya: Luluk (RW 004): Maraknya tawuran remaja, kemudian Narsih (RW 002): Kesulitan mendirikan PAUD karena regulasi DAPODIK.
Musriah (RW 002): Permohonan seragam untuk jamaah pengajian Yasinta, dan Yudi (RW 004): Usulan sistem keamanan one gate system.
Baca juga: HUT ke-18 Gerindra, Legislator Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Kawal Program Prabowo
Ibu Mimin (RW 004): Solusi bagi banyaknya warga yang menganggur.
Menanggapi aspirasi itu, Yona memberikan sejumlah bantuan langsung, antara lain Rp 2,5 juta untuk seragam KSH dan lansia, serta Rp 5 juta untuk pembangunan pos RW dengan sistem keamanan one gate.
"Aspirasi ini akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian Pemkot," demikian Yona Bagus Widyatmoko. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman