Surabaya, JatimUPdate.id – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, menyoroti proses perekrutan Direktur Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang kembali dibuka.
Ia mendukung sikap Wali Kota Surabaya yang menolak calon-calon sebelumnya karena dinilai tidak memiliki target yang jelas.
Baca juga: Ahmad Dhani: Surabaya Kini Tak Lagi Dipandang sebagai Kota Daerah
“Wali kota ini lebih visioner dibanding calon-calon direktur KBS. Kalau sudah dibuka perekrutan, mereka harus paham KBS itu apa. Sejarahnya seperti apa, tujuannya didirikan untuk apa. Jangan sekadar bikin program bagus, tapi nanti tidak bisa direalisasikan,” kata Baktiono, Rabu (26/2).
Menurutnya, keberhasilan KBS bukan hanya soal pengelolaan, tetapi juga harus bisa menarik banyak pengunjung.
Sebab, tujuan utama kebun binatang ini mencakup konservasi, ruang terbuka hijau, pendidikan, dan rekreasi.
Baca juga: Foto Jurnalistik Jadi Cermin Kinerja DPRD Surabaya
“Sebuah tempat rekreasi baru bisa dikatakan berhasil kalau pengunjungnya berjubel. Makanya, target pengembangan itu harus jelas. Jangan cuma janji besar, tapi tidak tahu cara menarik pengunjung dan meningkatkan pendapatan,” tegasnya.
Baktiono juga mengingatkan tidak semua orang yang sukses di tempat lain bisa berhasil di KBS.
Baca juga: DPRD Gugatan Rp25 Miliar Bukan Bentuk Perlawanan Warga terhadap Eri-Armuji
Maka dari itu, Ia menekankan calon direktur harus memiliki pemahaman luas tentang flora dan fauna agar bisa menjalankan fungsi utama KBS dengan baik.
“Sebuah tempat rekreasi baru bisa dikatakan berhasil kalau pengunjungnya berjubel. Makanya, target pengembangan itu harus jelas. Jangan cuma janji besar, tapi tidak tahu cara menarik pengunjung dan meningkatkan pendapatan. Tidak semua orang yang sukses di tempat lain bisa berhasil di KBS. Dia harus punya pengetahuan tentang flora dan fauna juga,” demikian Baktiono. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman