Gus Fawait Bayar Kontan Janji Politiknya, Turunkan Retribusi Pasar Tradisional 

Reporter : Miftahul Rachman
Keterangan Gambar: Bupati Jember Muhammad Fawait tanda tangani SK penurunan Retribusi Pasar Tradisional

Jember, JatimUPdate.id - Sebelum memasuki Pendopo Wahyawibawagraha, Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait), terlebih dahulu berkunjung menjumpai pedagang Pasar Tanjung, pada Senin (03/03/2025).

"Saya datang untuk memenuhi janji saya," ujar Bupati Jember, kepada emak emak pedagang pasar, yang menjumpainya.

Baca juga: Memutus Rantai Kemiskinan, Bupati Jember Geber Program Beasiswa

Emak emak pedagang pasar Tanjung, saling berebut bersalaman, seraya mengucapkan selamat.

"Terimakasih terimakasih," sambut Gus Fawait.

Mengawali sambutannya, Gus Fawait membaca sholawat, yang diikuti para pedagang, serta para pejabat OPD Pemkab Jember, yang mengiringinya.

Gus Fawait memperkenalkan Istrinya, Gyta Eka Puspita, yang kini menjadi Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jember.

"Disamping saya istri saya, nah yang penasaran sama istri saya," ujarnya.

Kehadirannya ke Pasar Tanjung, untuk memenuhi janjinya pada saat kampanye Pilkada 2024.

"Saya seorang santri, saya datang ke tempat ini untuk memenuhi janji saya. Al wa'du dainun, janji adalah hutang," katanya.

Baca juga: 8.344 Non ASN Terima SK PPPK Paruh Waktu, Pesan Widarto: Jadilah Pelayan Masyarakat, Jangan Jadi Priyayi

"Pada saat kampanye, Gus Fawait pernah berjanji, jika ditakdirkan menjadi Bupati Jember, akan menurunkan retribusi pasar, yang sempat naik 100 persen, akan diturunkan seperti sediakala," imbuhnya.

Sengaja Gus Fawait mampir di Pasar Tanjung, sebelum memasuki Pendopo Wahyawibawagraha, juga untuk membayar janji politik.

"Karena, Pasar Tanjung merupakan simbol ekonomi kerakyatan, maka simbol ekonomi wong cilik ini, harus dibuat lebih baik lagi," tegasnya.

Jika sebelumnya, Pasar Tanjung belum ada perbaikan, maka pada lima tahun mendatang, Gus Fawait berjanji akan melakukan perbaikan.

"Karena saya mendapatkan banyak masukan, belum ada Mushola, maka nanti akan kita bangun mushola, agar pedagang bisa beribadah dengan baik," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Jember Lindungi 82 Ribu Pekerja Rentan, Salurkan Bantuan Pertanian Rp73,5 Miliar

Pada kesempatan itu, Bupati Jember juga akan menandatangani penurunan retribusi pasar.

"Selanjutnya, tidak boleh lagi ada kenaikan retribusi pasar," ujarnya.

Sesuai pesan Presiden Prabowo, kata Gus Fawait, pedagang pasar tradisional, harus mendapatkan prioritas dan dilindungi.

"Maka kedepan, kami akan memprioritaskan panjengan semua. Mudah mudahan mendapatkan ridho dari Allah SWT," ucapnya. (MR)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru