Sembilan Desa di Donomulyo Rampungkan Musdes Khusus Koperasi Desa

Reporter : Redaksi
Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Donomulyo, Kabupaten Malang, JatimUpdate.id – Upaya penguatan ekonomi desa terus digencarkan di wilayah Kecamatan Donomulyo. Salah satu langkah strategis yang saat ini tengah dijalankan adalah pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah dimulai sejak 19 April hingga 29 April 2025.

Hingga saat ini, sebanyak 9 dari 10 desa di wilayah Kecamatan Donomulyo telah sukses melaksanakan Musdes Khusus tersebut. Musyawarah ini menjadi langkah awal pembentukan koperasi desa yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal secara kolektif dan profesional.

Baca juga: Kades Kasegeran : Musdesus Digelar 16 Mei 2025, Bertepatan Hari Lahir Eyang RM Margono

Musdes Khusus ini dilaksanakan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, mulai dari perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, Gapoktan, poktan, kelompok UMKM, hingga perwakilan kelompok usaha masyarakat. Juga dihadiri oleh Camat Donomulyo, Dinas Koperasi Kabupaten Malang, Polsek, Danramil juga TPP (Tenaga Pendamping Profesional) Kemendes PDT , Dalam forum musyawarah, masyarakat secara aktif memberikan masukan serta menyepakati struktur organisasi koperasi, arah usaha, dan rencana program kerja koperasi ke depan.

Koperasi Desa Merah Putih diinisiasi sebagai lembaga ekonomi desa yang akan menjadi wadah penguatan sektor usaha kecil, simpan pinjam, perdagangan sembako, klinik desa, apotik desa, pergudangan/lumbung pangan, cold storage, logistic desa hingga pengelolaan hasil pertanian dan potensi lokal lainnya secara terpadu.

Camat Donomulyo menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Kami menargetkan seluruh desa di wilayah Kecamatan Donomulyo telah menyelesaikan Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih paling lambat pada minggu pertama Mei 2025,” jelasnya.

Keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi lokomotif penggerak ekonomi desa, membuka akses permodalan, meningkatkan kapasitas usaha warga, serta memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi di tingkat akar rumput. (*)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru