Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengambil langkah strategis dalam mendorong pengembangan destinasi wisata halal melalui penerbitan Surat Edaran (SE) tentang kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Minta Betonisasi Jalan Tambakcemandi Dipercepat
Bupati Sidoarjo, Subandi, secara resmi mengimbau seluruh pelaku usaha kuliner—mulai dari skala UMKM hingga restoran dan jasa boga untuk segera mengurus sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Kebijakan ini tidak hanya merupakan bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, tetapi juga bagian dari upaya menjadikan Sidoarjo sebagai destinasi wisata yang inklusif dan ramah bagi wisatawan muslim.
"Sertifikasi halal bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga peluang strategis untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional," ujar Subandi, Kamis (19/6/2025).
Kata Subandi, langkah ini dinilai penting mengingat meningkatnya preferensi wisatawan muslim terhadap produk makanan yang telah terjamin kehalalannya.
Baca juga: Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp26,7 Miliar Disorot BPK, Kelebihan Bayar Kontraktor Rp566 Juta
"Dengan sertifikasi resmi, kepercayaan publik terhadap produk kuliner Sidoarjo diharapkan meningkat signifikan," terangnya.
Oleh karena itu, Subandi meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait termasuk Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Pariwisata akan dilibatkan dalam memberikan pendampingan teknis dan fasilitasi kepada pelaku usaha dalam proses sertifikasi.
"Peran aktif Camat, Lurah, dan Kepala Desa juga ditekankan dalam menyosialisasikan pentingnya sertifikasi halal hingga ke tingkat komunitas akar rumput," paparnya.
Baca juga: 227 Kepala Sekolah SD-SMP Negeri Sidoarjo Dikukuhkan
Lebih lanjut, kata Subandi program ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membangun sistem pariwisata lokal yang berkelanjutan, berbasis kualitas, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
"Sehingga mampu memperluas jangkauan pasar UMKM, dan memperkuat posisi Sidoarjo sebagai tujuan wisata yang aman, nyaman bagi semua kalangan," tukasnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat