Cak YeBe: Sweeping Jam Malam Anak Harus Humanis, Bukan Intimidatif

Reporter : Ibrahim
Yona Bagus Widyatmoko, dok Jatim update.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko meminta sweeping anak-anak saat jam malam dilakukan secara humanis dan edukatif.

Cak YeBe begitu panggilan akrabnya mengingatkan agar aparat di lapangan tidak bertindak represif.

Baca juga: DPRD Dukung Rencana Pemkot Surabaya Jadikan Buku 'Bung Karno: Aku Arek Suroboyo' Jadi Materi Ajar SD-SMP

“Anak-anak jangan sampai diperlakukan seperti pelaku kriminal. Mereka harus diedukasi, bukan ditakut-takuti,” tegas politisi Gerindra, Rabu (25/6).

Cak YeBe menilai pendekatan persuasif wajib menjadi prioritas. Ia juga mendorong Pemkot melibatkan sekolah dan lingkungan dalam menyosialisasikan aturan jam malam.

Baca juga: Baru 39 Persen Pekerja Tercover BPJS, DPRD Surabaya Godok Raperda Sanksi Perusahaan Nakal

“Satpol PP, Bakesbangpol, hingga lurah dan Kasi Trantib harus turun ke SD, SMP, dan SMA. Anak-anak perlu tahu bahwa jam malam ini tujuannya melindungi mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, sweeping tidak boleh bersifat intimidatif atau mempermalukan anak di ruang publik. Pendekatan yang bersahabat dinilai jauh lebih efektif.

Baca juga: Banjir Surabaya Perlu Langkah Terintegrasi, Eri Irawan: Drainase Berbasis Beton Tak Cukup

“Kita bicara soal masa depan anak-anak. Jangan rusak psikologinya karena salah pendekatan,” demikian Yona Bagus Widyatmoko.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan sweeping jam malam akan digelar untuk menekan kenakalan remaja. Operasi melibatkan Satpol PP, Linmas, dan kepolisian di titik-titik rawan. (*/Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru