Jalur Gumitir Ditutup, SPBU Bondowoso Dikepung Antrean hingga 1,5 km

Reporter : M Aris Effendi
Suasana antrian warga untuk mengisi BBM di SPBU Kademangan Bondowoso pada Selasa Dini hari (29/07/2025). (Foto JatimUPdate.id)

 

Bondowoso, JatimUPdate.id - Sejak Ahad malam (27/7/2025) hingga Selasa dini hari (29/7), antrean kendaraan mengular di hampir semua SPBU di Bondowoso.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Di SPBU Sukowiryo, Kota Kulon, Tamansari, hingga Kademangan, antrean sepeda motor dan mobil mencapai lebih dari 1,5 km. Bahkan meluber ke badan jalan dan memicu kemacetan panjang.

Pantauan JatimUPdate.id, sedikitnya 3.000 warga rela mengantre hingga dua-tiga jam hanya untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Ketakutan kehabisan bahan bakar mendorong warga mendatangi SPBU begitu pasokan datang.

“Mau bagaimana lagi, penjual eceran sudah habis semua. Kalau pun ada, harganya sampai Rp25 ribu per liter. Jadi ya terpaksa antre, supaya besok bisa kerja,” ujar Wike, warga Desa Pejaten, yang baru mendapat giliran isi BBM di SPBU Kademangan, pukul 02.00 dini hari, Selasa (29/7).

Bukan Stok Habis, Tapi Distribusi Macet

Pengelola SPBU Tamansari, Jagir, menegaskan bahwa antrean panjang bukan disebabkan kelangkaan pasokan di pusat, melainkan karena distribusi tersendat.

“Terakhir kami cuma terima 8.000 liter untuk semua jenis BBM. Itu pun langsung habis. Jadi antrean panjang muncul lagi setiap kali kiriman baru datang,” jelasnya.

Gangguan distribusi ini terjadi sejak penutupan total Jalur Gumitir pada 24 Juli 2025.

Jalur utama pengangkutan BBM dari Surabaya dan Banyuwangi terpaksa dialihkan ke rute Situbondo–Arak-Arak–Bondowoso yang dikenal sempit, curam, dan ekstrem.

Jalur Alternatif Tak Ramah Mobil Tangki

Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Satu-satunya rute saat ini adalah Jalur Arak-Arak. Namun, hanya bisa dilalui mobil tangki berkapasitas 16–24 kiloliter. Kondisi jalan yang sempit dan berbukit membuat frekuensi pengiriman menurun drastis.

Alternatif jalur utara lewat Besuk–Klabang pun belum bisa digunakan. Sebab, jembatan utama sedang dibangun, sementara jembatan darurat tak mampu menahan beban armada tangki.

Pertamina Kirim Bantuan dan Siapkan Jalur Elpiji Cadangan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi atas situasi ini.

“Kami telah berkoordinasi dengan Satlantas Banyuwangi, Jember, Situbondo, dan Bondowoso untuk pengamanan lalu lintas mobil tangki di Jalur Arak-Arak,” ungkap Ahad dalam siaran pers Minggu malam (27/7).

Ahad menyebut, ada 41 SPBU di Jember dan 8 SPBU di Bondowoso yang terdampak langsung penutupan Gumitir. Untuk mengurangi antrean, mobil tangki bantuan dari Terminal BBM Surabaya Group telah dikirimkan dengan total pasokan harian hingga 160 kiloliter.

Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

“Untuk Elpiji, jika distribusi dari Banyuwangi terganggu, kami sudah siapkan jalur cadangan dari Gresik,” pungkasnya.

Warga Berharap Distribusi Kembali Normal

Di tengah antrean yang terus terjadi, warga berharap pengiriman BBM bisa segera lancar kembali. Sebab, selain keperluan harian, kelangkaan ini juga berpotensi melumpuhkan ekonomi lokal dan aktivitas masyarakat.

“Yang penting sekarang bisa dapat BBM buat kerja. Tapi kalau begini terus, usaha dan pekerjaan bisa ikut macet,” keluh seorang warga yang mengantre di SPBU Kademangan.

Setelah SPBU di Jember, kini SPBU Di Bondowoso dan Lumajang dipadati warga.

Kondisi ini semakin menambah keruwetan akibat penutupan jalan ruas Gumitir akibat perbaikan jalan. Sebelumnya redaksi JatimUPdate.id telah memberitakan bahwa penutupan jalan ruas gumitir Banyuwangi telah membuat hampir semua SPBU di wilayah Kabupaten Jember dipadati antrian warga yang rela berjam-jam antri mengisi BBM, sejak Senin hingga Selasa dini hari ini antrian warga untuk mengisi BBM mulai terjadi di sejumlah SPBU di Bondowoso dan Lumajang. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru