Komisi D Gelar RDP Bahas Dugaan Pungli di Salah Satu SMPN, Dispendik: Ini Soal Persepsi

Reporter : Ibrahim
Yusuf Masruh, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id – Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rapat dengar pendapat (RDP) menyikapi surat masuk dari Solidaritas Satu Cita (SSC) terkait permohonan audiensi dan laporan dugaan pungutan liar serta pembiaran jabatan di salah satu SMP Negeri Surabaya, Senin (4/8)

Dalam forum tersebut, hadir Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh. 

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

Ia menjelaskan persoalan ini berkaitan dengan perbedaan cara pandang di masyarakat terhadap aturan pendidikan.

“Jadi kan gini loh, ini kan persepsi ya, menyamakan persepsi. Jadi kan sudah kami sampaikan juga, kalau disitu kan di ketentuan kementerian pun kan,” ucap Yusuf, kepada wartawan.

Ia juga menyampaikan pelaksanaan kegiatan yang dipermasalahkan sudah berjalan sejak awal tahun ajaran, dan menurutnya, partisipasi orang tua murid merupakan hal yang lumrah.

“Makanya kalau saya lihat kan mulai awal sekolah sudah melaksanakan di sekolah. Jadi tidak salah, enggak salah kalau orang tua itu melaksanakannya,” tambahnya.

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Sementara terkait tidak hadirnya pihak SSC dalam rapat tersebut, Yusuf memilih untuk tidak banyak berkomentar. 

Ia hanya menanggapi singkat dengan nada menenangkan. “Ya mudah-mudahan lah nanti itu bisa memahami lah ya, memahami ya gitu ya,” tuturnya.

Ketua Komite sekolah, Siska Citra Amalia, menjelaskan sejauh ini pihaknya belum menerima surat resmi dari SSC, dan baru mengetahui permohonan audiensi itu setelah menerima undangan dari DPRD.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

“Iya, surat langsung ke komite itu memang tidak ada. Jadi surat kami itu malah dapat dari DPRD yang mengundang untuk hearing,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pihak sekolah dan komite selalu berkomitmen mendukung kegiatan siswa.

“Dari dinas pendidikan, insya Allah akan lebih memberikan support kepada kami sebagai komite untuk menjalankan, mensupport kegiatan putra-putri kami,” demikian Siska. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru