Viva Yoga: Transmigrasi Sejalan Dengan Nilai Budaya dan Sosial

Reporter : Shofa
Viva Yoga Mauladi

Jakarta, JatimUPdate.id - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa program transmigrasi bukan ancaman bagi masyarakat lokal, melainkan selaras dengan nilai budaya, sosial, adat, dan kelestarian lingkungan. Hal ini disampaikannya saat menjadi tamu Podcast Aktual Forum yang dipandu Pemimpin Redaksi Aktual.com, Rizal Maulana, di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Menurut Viva Yoga, saat ini transmigrasi telah bergeser dari sistem top down menjadi bottom up dan desentralisasi, di mana pemerintah daerah menjadi penentu kebutuhan transmigran. Sejumlah kabupaten, seperti Konawe Utara di Sulawesi Tenggara dan Halmahera Selatan di Maluku Utara, bahkan telah mengajukan ratusan kepala keluarga transmigran untuk mengelola sektor pertanian, perkebunan, pesisir, hingga pariwisata.

Baca juga: Pelepasan TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Selamat Bertugas, Bangun Peradaban di Kawasan Transmigrasi

“Semua kita verifikasi secara detail agar tidak tumpang tindih lahan dan tetap menjaga keharmonisan dengan masyarakat lokal,” ujarnya.

Baca juga: Pelepasan TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Berbasis Ilmu dan Teknologi

Viva juga memperkenalkan program Transmigrasi Patriot, kerja sama Kementerian Transmigrasi dengan berbagai perguruan tinggi ternama seperti UI, ITB, IPB, dan UGM. Program ini memberi beasiswa kepada mahasiswa yang bersedia menetap di kawasan transmigrasi setelah lulus untuk mengembangkan potensi daerah.

Baca juga: Silaturahmi Waketum Kadin Azis Syamsuddin, Wamen Viva Yoga Ajak Kadin Optimalkan Kawasan Transmigrasi

“Transmigrasi bukan sekadar memindahkan penduduk, tapi menjadi strategi dan solusi pembangunan nasional,” tegasnya (*).

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru