Surabaya,JatimUPdate.id – Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan perubahan anggaran tahun 2025 bukanlah pemotongan, melainkan pergeseran.
Ia memastikan alokasi untuk pendidikan tetap berada di atas 20 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Baca juga: Sekda Lilik Bantah Surabaya Tak Mandiri Fiskal, Enggak Ada Masalah!
“Jadi alhamdulillah ini kan ada hanya pergeseran-pergeseran ya, nanti biar fungsinya itu fungsi pendidikan bidang pendidikan kan 20,91 persen, masih besar. Jadi pergeseran, contohnya yang P3K itu kan ada yang keluar, terus itu nanti kan tidak bisa difungsikan, kita alihkan untuk pengadaan lainnya,” jelas Yusuf, Rabu (20/8/2025).
Baca juga: PAD Surabaya Tinggi, Jaringan Mata Publik Pertanyakan Kemandirian Fiskal
Selain soal anggaran, Yusuf juga mengakui masih ada kendala teknis di lapangan, khususnya terkait pembangunan sekolah baru.
Menurutnya, persoalan akses lingkungan menjadi salah satu pertimbangan yang membuat proses harus berjalan bertahap.
Baca juga: Dinkes Surabaya Bantah Limbah Medis di Sidoarjo Milik RSUD Eka Chandrarini
“Terkait kendala dari lahan pembangunan sekolah ini kan terus tahap-tahap kita selesaikannya. Ada beberapa teknis yang memang lingkungannya jadi pertimbangan, misalnya akses untuk pemasangan beton itu kan juga berpengaruh, makanya ini bertahap kita selesaikan,” demikian Yusuf Masruh. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman