Jakarta, JatimUPdate.id - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mendengar aspirasi rakyat dan berpihak pada kepentingan masyarakat kecil. Hal ini disampaikan dalam pernyataan resmi menyikapi aksi massa yang berujung ricuh di Jakarta dan sejumlah daerah.
Menurut Muhammadiyah, negeri ini tengah menghadapi tantangan strategis nasional dan global yang penuh ketidakpastian. Karena itu, soliditas bangsa menjadi kunci agar Indonesia tetap kokoh dan mampu melangkah maju.
Baca juga: Muhammadiyah Distribusikan Ratusan Paket Ramadan untuk Warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat
“Indonesia diberkahi kedamaian dan stabilitas nasional ketika banyak negara lain dilanda konflik. Mari kita jaga persatuan demi Indonesia Raya yang berdaulat, sejahtera, dan maju,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, bersama Sekretaris Umum, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Jumat (29/8).
Dalam kesempatan itu, Muhammadiyah juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa. Mereka mendesak agar proses hukum dijalankan dengan transparan dan adil.
PP Muhammadiyah berharap keluarga almarhum diberikan ketabahan, sementara korban luka dapat segera pulih. “Keadilan harus ditegakkan, dan para korban harus mendapat santunan sebaik-baiknya,” tegas mereka.
Baca juga: PBNU dan Muhammadiyah Kecam Keras Serangan AS-Israel ke Iran,
Muhammadiyah mengajak seluruh pihak, baik aparat maupun masyarakat, agar menahan diri dan mengutamakan dialog. Mereka mengingatkan bahwa kekerasan hanya akan memperlebar luka sosial dan merusak persatuan bangsa.
Khusus untuk masyarakat, Muhammadiyah mengimbau agar tidak terprovokasi isu destruktif, terutama dari media sosial yang sumbernya tidak jelas. Informasi, kata mereka, harus disaring dengan sikap arif dan cerdas.
Baca juga: Ketua PDM Malang Sampaikan Tausyiah Refleksi Persatuan Muhammadiyah dan NU
Di tengah ketegangan politik dan sosial, Muhammadiyah menegaskan kepercayaannya bahwa Presiden Prabowo akan membawa kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Aspirasi publik, terutama dari kalangan bawah, disebut harus menjadi prioritas utama.
“Sejauh ini bangsa kita mampu menjaga stabilitas nasional. Dengan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat, Indonesia akan mampu menghadapi tantangan zaman dengan lebih percaya diri,” tulis PP Muhammadiyah (*)
Editor : Redaksi