HMI Cabang Lamongan Audiensi ke Bakesbangpol, Sampaikan Kritik yang Konstruktif

Reporter : Wahyu Bahrudin
HMI Cabang Persiapan Lamongan beraudiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Senin (08/09/2025).

 

Lamongan, JatimUPdate.id - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Lamongan sebagai organisasi perjuangan yang terus berupaya menjalankan perannya, salah satunya yaitu dengan beraudiensi untuk menyampaikan kritik yang konstruktif kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamongan, Senin (08/09/2025) Aula Kantor Bakesbangpol.

Baca juga: HMI 79 Tahun: Masihkah Iman, Ilmu, dan Amal Menjadi Arah?

HMI menilai sejumlah langkah dan program pemerintah daerah masih belum efektif dalam meredam arus informasi menyesatkan dan menjaga iklim kebangsaan di kalangan masyarakat.

Ketua Umum HMI Cabang Lamongan, Ahmad Zamroni, menyebut pertemuan ini digelar untuk membangun sinergi antara mahasiswa dengan pemerintah daerah.

Namun, ia tak menampik bahwa forum tersebut juga menjadi ruang menyampaikan catatan kritis.

"Ada banyak masalah di Lamongan yang membutuhkan komunikasi efektif, terutama soal menurunnya nilai kebangsaan dan derasnya arus hoaks di media sosial," kata Zamroni.

Menurutnya, langkah Bakesbangpol dalam menggandeng berbagai elemen pemuda dan masyarakat memang patut diapresiasi.

Tetapi, lanjut dia, tanpa evaluasi yang serius, sejumlah program yang sudah berjalan hanya akan menjadi seremonial.

Baca juga: Runtuhnya Benteng Moral HMI : 79 Tahun Mengasah Diri dan Menjaga Arah

“Kalau program tidak efektif, harus ada perbaikan. Jangan sampai anggaran keluar, tapi hasilnya tidak terasa di masyarakat,” ujarnya.

Salah satu kritik HMI ditujukan pada cara pemerintah merespons isu-isu sensitif. Misalnya, fenomena penggunaan atribut atau simbol yang dianggap memicu kegaduhan, seperti bendera One Piece. Zamroni menilai pendekatan represif justru kontraproduktif.

“Respon yang terlalu agresif tidak menyelesaikan masalah, malah menimbulkan ketegangan baru. Dibutuhkan pendekatan mediasi dan komunikasi persuasif,” katanya.

Plt Kepala Bakesbangpol Lamongan, Dianto Hari Wibowo, yang hadir bersama jajarannya, menyambut aspirasi mahasiswa itu dengan tangan terbuka. Ia menegaskan, pihaknya terbuka pada evaluasi dan perbaikan program ke depan.

Baca juga: HMI dan GMNI: Survival dalam Gerak Zaman, Melawan “Serakahnomics” sebagai Musuh Baru Republik 

Audiensi berlangsung yang akhirnya melahirkan tiga kesepakatan penting yang dituangkan dalam Pakta Integritas dan ditandatangani kedua belah pihak. Kesepakatan itu meliputi:

1. Perbaikan dan pengembangan akun media sosial Bakesbangpol, termasuk pemantauan bersama instansi terkait untuk mitigasi hoaks dan konten negatif.

2. Mengutamakan jalur mediasi dan sosialisasi terhadap pihak yang menggunakan atribut atau simbol berpotensi memicu kegaduhan.

3. Penyelenggaraan sekolah kebangsaan dan pendidikan politik lintas usia dan golongan secara bergilir dan berkala. (wb/mmt)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru