Probolinggo, JatimUPdate.id - Tragedi kecelakaan lalu lintas di Sukapura, Kabupaten Probolinggo, menelan korban jiwa delapan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember.
Baca juga: Duka Mendalam tvOne atas Kehilangan Kru dalam Kecelakaan di Tol Jakarta-Pemalang
Insiden ini terjadi pada Minggu, (14/09/2025), dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta rekan sejawat korban.
Kecelakaan maut ini terjadi ketika rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember tengah dalam perjalanan pulang dari Gunung Bromo, usai mengikuti acara tasyakuran kelulusan strata satu (S1). Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kecelakaan.
Direktur RS Bina Sehat, dr. Faida, membenarkan peristiwa tragis tersebut. “Mereka infonya turun dari Gunung Bromo setelah tasyakuran kelulusan S1,” ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp.
Sebanyak delapan orang karyawan Rumah Sakit Bina Sehat dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Selain korban jiwa, puluhan orang mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi. Proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan 18 ambulans yang dikawal petugas.
Data sementara menunjukkan korban luka dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, yaitu:
Baca juga: Motor Terserempet Kereta di Perlintasan Tanpa Palang di Blitar, Pengendara Alami Patah Tulang
- 23 orangdi Rumah Sakit M. Saleh
- 5 orang di RS Arrosi
- 8 orang di Puskesmas Sukapura
- 5 orang di Puskesmas Wonomerto
Beberapa korban dilaporkan dalam kondisi kritis, dan tim medis masih berjibaku memberikan penanganan intensif.
Dari delapan korban tewas, tujuh di antaranya telah diidentifikasi, sementara satu korban masih dalam proses identifikasi. Berikut daftar nama korban yang telah terkonfirmasi:
1. Hesty P, ahli gizi Rumah Sakit Bina Sehat
2. Arti, perawat hemodialisa Rumah Sakit Bina Sehat
3. Hendra CS, staf Rumah Sakit Bina Sehat
4. Istri Hendra CS
5. Anak Hendra CS
6. Anak perawat Maria
7. Satu korban lagi belum terkonfirmasi
Direktur RS Bina Sehat, dr. Faida, yang juga mantan Bupati Jember, telah tiba di RSUD M. Saleh Probolinggo untuk proses identifikasi para jenazah.
Baca juga: Pick-Up Terjun ke Pekarangan Warga di Binangun Blitar, Dua Orang Terluka
Pihak rumah sakit dan keluarga korban kini tengah menanti informasi lanjutan mengenai penyebab kecelakaan. Proses evakuasi dan identifikasi jenazah dilakukan dengan dukungan penuh dari jajaran medis dan aparat terkait.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan penyebab kecelakaan masih berlangsung. Pihak kepolisian diharapkan segera memberikan keterangan resmi untuk memberikan kejelasan kepada publik dan keluarga korban.
Insiden di Sukapura ini menjadi peringatan betapa pentingnya keselamatan dalam perjalanan, bahkan ketika perjalanan dilakukan untuk tujuan kebersamaan dan syukuran. Semoga keluarga korban diberi ketabahan, dan penyelidikan dapat mengungkap fakta demi mencegah tragedi serupa terulang. (dek/mmt)
Editor : Miftahul Rachman