Surabaya, JatimUPdate.id - Bertempat di aula Griya Lanjut Usia St Yosef, tim Pengabdian pada Masyarakat (Pengmas) program studi Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melaksanakan sosialisasi Panduan Praktik Pekerjaan Sosial untuk lanjut usia di hadapan suster dan care giver.
Baca juga: Jawa Timur Deklarasikan Gerakan Bersih Narkoba, Mendes PDT Ajak Awasi Desa Dari Peredaran Narkoba
Sosialisasi dipandu Suster Adelija yang juga mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial.
Kegiatan ini merupakan rangkaian Pengmas yang diketuai Yudi Harianto CU. Anggota tim pengmas terdiri dari dosen Sugeng Pujileksono, Chriestine L Mamuaya, Heru Dwi Herbowo dan mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial Ramadhan Indra Iswardhana, Gladis Sagita Putri, Roventri Sri Novalina Sinaga.
Lebih jauh tujuan pengmas adalah menyusun panduan praktik pekerjaan sosial untuk lansia sebagai bagian dari persiapan GLU St Yosef mengikuti akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia.
Kegiatan pengmas ini sekaligus sebagai realisasi kerjasama antara FISIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan Yayasan St Yosef Surabaya yang menyelenggarakan pelayanan sosial bagi lanjut usia.
Baca juga: Menjahit Teori dan Realitas: Sebuah Refleksi Pendidikan Kewirausahaan
Rangkaian kegiatan pengmas meliputi: FGD dengan pengurus Yayasan 23 April 2025), penyusunan draft awal panduan (Mei – Juni 2025), uji coba panduan (Juli 2025), revisi panduan (Agustus 2025) dan sosialisasi panduan (September 2025) di hadapan para suster dan care giver.
Judul pengmas yang diusung adalah Optimalisasi Layanan Kesejahteraan Sosial di GLU St Yosef melalui Penyusunan Panduan Praktik Pekerjaan Sosial untuk Lanjut Usia.
Panduan yang dihasilkan melalui kegiatan ini diantaranya panduan asesmen BPSS; penerimaan; rencana intervensi; rujukan; SOP layanan care giver; SOP kondisi darurat.
Baca juga: Zulhas Jadi Keynote Speaker, LHKP PWM Jatim Tegaskan Politik Kebangsaan sebagai Kontrol Demokrasi
Lebih dalam panduan yang dihasilkan melalui kegiatan pengmas ini dapat dijadikan dasar untuk memberikan layanan sosial pada lanjut usia dalam perspektif pekerjaan sosial di GLU St Yosef.
Salah satu permasalahan GLU St Yosef adalah belum ada SDM yang berkualifikasi dan kompetensi sebagai Pekerja Sosial untuk lansia.
Sejak tahun 2022 GLU St Yosef telah mempersiapkan 2 orang susternya untuk menjadi pekerja sosial dengan menguliahkan di prodi Kesejahteraan Sosial UWKS. Salah satu suster yang saat ini menjadi mahasiswa dan juga menjadi anggota tim Pengmas adalah Suster Roventi. (rilis/roy/mmt)
Editor : Miftahul Rachman