Surabaya,JatimUPdate.id – Lagu "Tengara" karya Cassanova menampilkan sindiran tajam dan kritik sosial terhadap kondisi dunia yang tengah dilanda penderitaan dan kerusakan.
Dengan lirik penuh makna dan imaji kuat, lagu ini mengajak pendengar untuk tidak menutup mata terhadap krisis kemanusiaan dan bencana lingkungan.
Baca juga: Analisis Lirik “Tangguh” Kobe: Semangat Perlawanan dari Jiwa yang Tak Mau Tumbang
Dalam lagu ini, gambaran seperti "luka merah di wajah bumi," "awan hitam di atas dunia," dan "kota poranda, ladang musnah" menciptakan suasana getir yang memperlihatkan kehancuran alam dan manusia.
Diksi keras seperti "lapar," "rakus," "pembantaian," dan "iman tiada lagi" mengungkapkan kebiadaban manusia dan ketidaksadaran yang memicu bencana.
Baca juga: Analisis Lagu "Fitnah" Edane: Gambaran Konflik dan Anarki di Tengah Masyarakat
Gaya bahasa lagu lugas dan penuh sindiran, dengan pengulangan kata-kata negatif yang menegaskan rasa prihatin dan seruan agar manusia bangun dari kelalaiannya.
Dinamika ritme pun mendukung pesan keras tentang urgensi menyikapi realitas dunia.
Baca juga: Analisis "Nyanyian Badai" Mel Shandy, Lirik Mistis yang Sarat Simbol Kehancuran
"Tengara" memberi pengingat akan tanggung jawab terhadap alam dan sesama manusia, memotret realitas pahit namun nyata yang harus dihadapi bersama.
Editor : Miftahul Rachman