Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Tubagus Lukman Amin meminta Pemkot Surabaya mengoptimalkan PAD usai penyusutan transfer dana pusat maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
"Soal penyusutan transfer dari pusat ke daerah ataupun bagi hasil pajak BBNKB ya, biaya balik BBNKB, langkah yang harus dioptimalkan seharusnya pendapatan asli daerah, termasuk BUMD," tutur Tubagus, kepada JatimupdaSenin (13/10).
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Tubagus menekankan BUMD harus mengoptimalkan kinerjanya untuk pencapaian target PAD
Selian itu, Tubagus juga meminta agar Pemkot tak membebani rakyat dengan menaikkan pajak.
"Optimalisasi PAD ini harus diupayakan sebesar-besarnya melalui BUMD. Tapi tidak boleh juga membebani rakyat. Nah, ini yang kita hindari." tegas Ketua Fraksi PKB itu.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Ia menyebut, peran BUMD seperti KBS, Perumda PDAM, PT SIER dan lainnya, dapat menutupi transfer penyusutan dana pusat.
"Nah, BMUD seharusnya bisa kita optimalkan." tukas Tubagus.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Pasalnya, tambah Tubagus jika Pemkot membebankan dengan kenaikan PBB kebijakan itu tidak populis.
"Jangan sampai rakyat sudah menderita (di bawah garis kemiskinan), terus ada kenaikan PBB. Ini kebijakan yang tidak populis. Sehingga optimalisasi yang diupayakan peningkatan dari sektor BUMD ini." demikian Tubagus Lukman Amin. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman