Penguatan Demokrasi melalui Partisipasi Anak Muda

Reporter : Ponirin Mika
Rabu 15 Oktober 2025, di Situbondo, Bendahara PA GMNI Situbondo Bagus Adil dan Ketua Forum Komunikasi Santri Situbondo Ahmad Zainul Khofi menaruh keprihatinan terhadap keadaan demokrasi yang mencemaskan itu.

 

Situbondo, JatimUPdate.id — Pergeseran periodisasi rezim dalam lanskap politik Indonesia turut mewarnai wacana demokrasi.

Baca juga: Keturunan Sarang Musa, Dhipa Satwika Oey Nahkodai Bidang Politik DPP GMNI

Keadaan demokrasi hari ini yang cenderung pragmatis telah sedikit demi sedikit menggerus esensi demokrasi itu sendiri, mulai dari akses sosial, ekonomi, politik yang hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu dan tidak melibatkan masyarakat secara umum.

Secara tidak langsung, hal yang demikian mengurangi partisipasi publik secara utuh.

Rabu 15 Oktober 2025, di Situbondo, Bendahara PA GMNI Situbondo Bagus Adil dan Ketua Forum Komunikasi Santri Situbondo Ahmad Zainul Khofi menaruh keprihatinan terhadap keadaan demokrasi yang mencemaskan itu.

Baca juga: Banjir Rob Tahunan di Jangkar, Wabup Situbondo Tinjau Tangkis Jebol dan Pastikan Penanganan Cepat

Mereka menyoroti pentingnya peran pemuda-pemudi untuk ikut serta dalam terselenggaranya proses demokrasi yang utuh secara nilai dan prinsip.

Keadaan tersebut, lanjut mereka, membutuhkan ruang bagi para anak muda untuk mengimplementasikan perannya tidak hanya pada ruang-ruang kelas, tetapi juga pada ruang-ruang publik.

Baca juga: Gedung KDMP Wringin Anom, Kec. Asembagus, Kab. Situbondo Mulai Dibangun

"Jika mengutip ucapan Gramsci, bahwa anak muda adalah intelektual organik, maka mereka sepatutnya ikut dalam proses diskursus hingga implementasi penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis," kata Bagus Adil.

Kondisi ini tidak dapat didiamkan. Maka dari itu, tutur mereka, perlunya sebuah ruang yang mewadahi itu semua, ruang itu bernama "Komunitas Pemuda Pelopor Demokrasi (KPPD). Besar harapannya, pemuda-pemudi ikut terlibat dan memiliki peran aktif dalam ruang tersebut," pungkasnya. (pm/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru