Antara Algoritma dan Gentong Babi: Wajah Ganda Demokrasi 5.0
demokrasi
Panggung, Popularitas, dan Batas Modal Politik Rhoma Irama
Politik tidak lagi menjadi domain eksklusif elite partai, melainkan arena terbuka yang dapat diakses siapa saja—termasuk selebritas.
Suara Rakyat “Ditertibkan”, Alarm Bahaya Bagi Demokrasi
Suara Rakyat “Ditertibkan”, Alarm Bahaya Bagi Foto
Menatap Gelap, Merawat Sekoci: Christina Koch dan Absurditas Semesta
Albert Camus dan Absurd “Hamparan kegelapan di sekelilingnya” adalah wajah telanjang Absurd yang ditulis Camus di Mitos Sisifus.
Demokrasi, Alat atau Tujuan ?
Pertanyaanya, apakah yang kita lihat saat ini di ruang - ruang publik adalah dinamika adu gagasan atau sekedar adu emosi?
Simposium SMSI Tegaskan: Pilkada Melalui DPRD sebagai Bentuk Demokrasi Pancasila
Jakarta, JatimUpdate.id — Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Si
Komedi Bukan Ancaman, Melainkan Ujian Kedewasaan Publik
“Kalau orang tidak boleh mengkritik, itu namanya bukan negara, tapi perusahaan,” kata Gus Dur.
Survei, Kekuasaan, dan Ilusi Legitimasi Formal
Kekuasaan yang matang tidak alergi pada cermin—ia berani bercermin sebelum jarak dengan masyarakat menjadi terlalu jauh dan sulit dijembatani.
Demokrasi Elektoral: Antara Koreksi Struktural dan Langkah Mundur Kedaulatan
Oleh: Pius Lustrilanang Menjawab Kritik Bin Bin atas Tulisan Saya yang Berjudul“Penolakan Gen Z atas Pilkada DPRD dan Bahaya Krisis Le