Jakarta, JatimUPdate.id - Politikus muda Adlin Panjaitan angkat bicara soal meningkatnya serangan terhadap Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, yang belakangan gencar dikritik di ruang publik. Ia menilai, sebagian kritik yang beredar bukan lagi menyoal kinerja, melainkan sudah mengarah pada serangan pribadi yang tidak beretika.
Menurut Adlin, kebijakan Bahlil selama menjabat di Kabinet Presiden Prabowo Subianto justru menunjukkan keberpihakan terhadap rakyat kecil dan kemandirian energi nasional. Ia menyebut, langkah-langkah seperti pemberantasan mafia gas LPG, pengaturan pasokan bahan bakar SPBU swasta melalui Pertamina, hingga rencana pencampuran etanol dalam bensin adalah bukti konkret komitmen Bahlil terhadap efisiensi dan kedaulatan energi nasional.
“Belakangan ini banyak kritik yang arahnya personal, bukan pada kinerja. Padahal Ketum Bahlil selalu terbuka terhadap kritik yang membangun. Beliau fair kalau dikritik kebijakannya, tapi jangan bawa-bawa keluarga,” tegas Adlin, Rabu (15/10/2025).
Baca juga: Rasisme Bukan Kritik: Membaca Prestasi Bahlil Lahadalia di Sektor Energi dan Tambang
Ia menilai serangan pribadi itu sengaja dimanfaatkan oleh kelompok yang merasa terganggu oleh reformasi di sektor energi. “Kami tahu, ada pihak-pihak yang tidak senang karena kepentingannya terusik. Tapi publik juga harus tahu, kebijakan Bahlil justru berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan mafia energi,” pungkasnya (*)
Editor : Redaksi