SURABAYA (Jatimupdate.id) -Presiden Joko Widodo memberi nama "Inavac" untuk vaksin merah putih. Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, bersama Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/8).
Direktur Utama PT Biotis Pharmaceutical Indonesia FX Sudirman memperkirakan vaksin produksi dalam negeri inavac dapat digunakan sebagai vaksin booster atau dosis penguat untuk remaja pada akhir tahun 2022.
Baca juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Pastikan Rumah Warga Segera Diperbaiki
"Booster heterologus Inavac bisa digunakan akhir tahun ini untuk remaja. Izin Penggunaan Darurat (EUA)-nya ditargetkan rilis pada September 2022 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," kata FX Sudirman dalam agenda Lokakarya Pengembangan Obat Dalam Negeri di Hotel Ayana MidPlaza Jakarta, Jumat (26/8/2022).
Rencananya, booster Inavac bersifat heterologus atau campuran vaksin dengan merek atau platform yang berbeda. Menurut FX Sudirman, seluruh tahapan protokol pelaksanaan uji klinis didiskusikan secara berkala dengan BPOM.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Minta Perbaikan Jalan Rusak Dikebut, Kecamatan dan PUBMSDA Diminta Bergerak Serentak
"Uji klinisnya berjalan paralel dengan booster heterologus, jadi vaksin Sinovac bisa menggunakan Inavac," katanya.
"Tunggu tanggal mainnya saja. Semuanya secara bertahap," katanya.
Baca juga: Pasca Covid-19, Fathoni Sebut Perayaan Malam Pergantian Tahun 2024 Sebagai Fenomena Baru
Diketahui vaksin COVID-19 buatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu masih dalam proses tahapan uji klinik fase 3. Vaksin Inavac berplatform inactivated virus yang kini dikembangkan oleh Tim Peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) bekerja sama dengan penyedia fasilitas produksi PT Biotis Pharmaceutical Indonesia. (yah)
Editor : Redaksi