FPN Pasuruan Raya Turut Aktif Sukseskan Swasembada Pangan

Reporter : Redaksi
FPN Pasuruan Raya Turut Aktif Sukseskan Swasembada Pangan

Pasuruan, JatimUPdate.id - Asta Cita Swasembada Pangan" adalah bagian dari Asta Cita (delapan agenda strategis) yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia mandiri dan tidak bergantung pada impor pangan.

Ini dicapai melalui berbagai program pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional, seperti rehabilitasi irigasi, penggunaan benih unggul, penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan dan penguatan petani melalui koperasi.

Baca juga: Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Proyek Top Down, Tapi Alat Perjuangan Ekonomi Rakyat

 
"Kami dari Dewan Majelis Daerah Pasuruan Raya Formasy Praja Nusantara turut berperan serta dan aktif sejak Maret 2025 dalam mensosialisasikan program pemerintah mendukung program Kapolri terkait swasembada pangan dengan 1 juta hektar dengan cara menggerakkan masyarakat dalam naungan binaan sejumlah 31 Poktan dari 4 Kecamatan, Kecamatan Rembang, Kraton, Wonorejo dan Sukorejo dengan luas lahan ajuan sejumlah 1777 sekian hektar," pungkas Ketua DMD FPN Pasuruan Raya-Romsul Hasbawi dalam wawancara dengan awak media.

Kemudian di Nopember 2025, pihaknya mengajukan kembali kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan dengan jenis benih jagung Sry Aggung 919 Varietas SJI 101 dengan CPCL sejumlah 1777 sekian hektar untuk mendapatkan benih dan mendapatkan benih jagung SRI AGGUNG sejumlah 1.050 Kg untuk lahan 70 hektar dengan rincian Kecamatan Rembang 40 Ha poktan sedap malam 10 Ha, Poktan Rowangkal 10 Ha, Poktan Morodadi S 10 Ha dan Poktan Morodadi 10 Ha, Kecamatan Kraton 15 Ha untuk Poktan Agromulyo dan Kecamatan Sukorejo 15 Ha untuk Poktan Sari Tani.

Baca juga: GP Ansor Luncurkan Asta Cita Center: Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Strategi dan Inovasi

"Dengan maksud mendukung dan mensukseskan swasembada pangan sekaligus memperkuat jaringan petani mitra," kata Romsul.

Pada kesempatan yang sama awak media saat menghubungi via seluler, Ketua Umum Dewan Majelis Nasional Ormas Formasy Praja Nusantara Dodik Purwoko, SP. menyampaikan berharap kepada Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan untuk lebih terbuka didalam menentukan kelompok tani penerima bantuan benih, juga dalam fase berikutnya adanya harapan besar 1707 hektar atas nama poktan (kelompok tani) yang diajukan dan yang belum mendapatkan bantuan benih 919 Varietas SJI 101 bisa lebih dipertimbangkan untuk diprioritaskan mendapatkan bantuan benih dari Kementerian Pertanian satuan kerja Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

"Dan manakalah ada kebijakan khusus dari Pemerintahan Kabupaten Pasuruan agar kiranya bisa disosialisasikan dan lebih terjangkau aksesnya kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Pasuruan, disamping ucapan terimakasih kami juga akan memonitoring keberlanjutan dan kesuksesan swasembada pangan di Kabupaten Pasuruan atas keberadaan varietas baru tersebut," ungkap Dodik. (rilis)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru